Kompas.com - 26/09/2014, 16:07 WIB
|
EditorLusia Kus Anna


KOMPAS.com -
Selama beberapa waktu terakhir ini peneliti sudah tahu kegemukan meningkatkan risiko kanker payudara. Penyebabnya, jaringan lemak mengeluarkan hormon oestrogen yang memicu pembentukan tumor.

Penelitian terbaru membuktikan naik berat badan di sekitar perut, bukan di lengan atas, paha atau pantat, yang berbahaya. Peneliti dari University College London mengatakan jenis lemak di perut ini memproduksi lebih banyak oestrogen dibandingkan lemak di bagian tubuh lain.

Setelah diperiksa lebih lanjut, penemuan mereka bisa menjadi peringatan buat para wanita bahwa kenaikan berat badan sedikit saja bisa meningkatkan risiko kanker. Sekitar satu dari delapan wanita akan menderita kanker payudara dan terdapat 50.500 kasus baru di Inggris setiap tahun.

Studi yang diterbitkan di jurnal BMJ Open ini meneliti riwayat 93 ribu wanita usia 50 dan 60-an yang sudah mengalami menopause. Setiap wanita diharuskan melengkapi secara detil gaya hidup mereka termasuk soal tinggi, berat badan, merokok, minum alkohol, ukuran baju saat ini dan ukuran saat usia 25.

Peneliti melacak mereka selama dua tahun dan mencatat berapa banyak yang menderita kanker payudara. Mereka menemukan ukuran baju yang meningkat adalah aspek gaya hidup paling penting dalam menentukan seorang wanita terkena kanker payudara atau tidak.

Kalkulasi menunjukkan kenaikan satu ukuran baju setiap sepuluh tahun antara usia 25 dan 65 meningkatkan risiko sampai 33 persen. Kenaikan dua ukuran baju dalam sepuluh tahun menaikkan risiko sampai 77 persen.

Secara rata-rata wanita beukuran 12 ketika usia 25, saat mereka berusia 50 atau 60 naik menjadi antara 14 dan 16. Hanya 25 persen berukuran tetap sama atau menjadi lebih kecil di usia 50-60-an. Para peneliti mengatakan jika ukuran baju wanita turun dalam sepuluh tahun, risiko terkena kanker payudara turun sampai 33 persen.

Namun para ahli mengatakan riset ini masih belum bisa dipercaya karena ukuran baju bergantung pada ingatan para wanita dan ukuran baju tetap sama berpuluh-puluh tahun.

Tom Stansfeld dari Cancer Research Inggris mengatakan,"Bukti ini menginformasikan kepada kita hal paling penting yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kanker, khususnya setelah menopause adalah dengan menjaga berat badan, aktif secara fisik dan mengurangi konsumsi alkohol.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber Daily Mail

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.