Kompas.com - 17/10/2014, 19:00 WIB
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Rabun jauh (miopia) merupakan masalah mata yang paling umum. Rabun jauh atau awam menyebutnya mata minus ini mudah dikoreksi dengan penggunaan kacamata atau lensa kontak. Namun ada mitos yang menyebutkan penggunaan kacamata pada anak bisa membuat minus bertambah.

Menurut dr.Ikhsan Revino, spesialis mata dari klinik mata SMEC Jakarta, rabun jauh yang dialami oleh anak berusia kurang dari 20 tahun memang bisa bertambah, namun hal itu bukan karena pemakaian kacamata.

“Minus pada anak memang bisa bertambah karena perubahan panjang bola mata yang menyebabkan minus tersebut meningkat," kata Ikhsan dalam acara media edukasi Gaya Hidup Modern vs Mata Kita di Jakarta (16/10/14).

Rabun jauh terjadi karena bola mata lebih panjang dari normal sehingga cahaya yang dibiaskan kornea dan lensa mata jatuh di depan lensa. Seiring pertambahan usia anak, panjang bola mata juga akan menyesuaikan dengan pertumbuhan anak sehingga minus pada mata betambah. Biasanya minus pada mata anak cenderung stabil saat anak memasuki usia dewasa.

Ikhsan menambahkan, tingginya minus pada mata anak juga sering disebabkan karena orangtua sering terlambat memeriksakan kondisi mata anaknya.

"Sebaiknya orangtua melakukan pemeriksaan mata anak secara teratur. Menurut WHO dapat dilakukan sejak anak usia 6 bulan atau pada 3 tahun sebelum mereka masuk sekolah," ujarnya.

Bila anak sudah memakai kacamata, sebaiknya orangtua mengecek mata anak setiap 6 bulan sekali atau lebih cepat jika memang lensa sudah buram.

Untuk meningkatkan kesehatan mata, Ikhsan menyarankan untuk sering mengasup makanan mengandung antioksidan untuk memperbaiki kerusakan pada jaringan mata. Yang juga tak kalah penting adalah beristirahat, termasuk mengurangi paparan pemakaian gadget. (Eva Erviana)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.