Kompas.com - 08/01/2015, 16:58 WIB
|
EditorLusia Kus Anna


JAKARTA, KOMPAS.com
– Lensa kontak sering kali menjadi pilihan untuk menggantikan fungsi kacamata. Namun, penggunaan lensa kontak ternyata beresiko tinggi merusak kornea mata.

Dokter spesialis mata Setiyo Budi Riyanto mengatakan, lensa kontak dapat menghalangi kornea mata mendapatkan oksigen. Penggunaan lensa kontak pun sangat berbahaya jika digunakan dalam kondisi mata kering.

“Kalau kondisi mata dia kering, tidak boleh (pakai lensa kontak). Baru berapa jam pakai saja sudah merah matanya. Kalau kering, kornea tertutup. Kalau tertutup berjam-jam, apalagi bertahun-tahun, pasti (kornea) rusak,” terang Setiyo di Jakarta Eye Center (JEC), Kedoya, Jakarta, Kamis (8/1/2015).

Setiyo mengatakan, kerusakan kornea karena penggunaan lensa kontak dapat terjadi dalam waktu pemakaian yang tak tentu.

“Ada yang satu tahun, sebulan, yang tiga hari saja ada problem pada kornea. Tergantung kondisi mata,” ujarnya.

Setiyo mengaku sering mendapati pasien yang mengalami kerusakan kornea karena lensa kontak. Chairman Indonesian Society of Cataract and Refractive Surgery (INASCRS) ini pun tak menyarankan pemakaian lensa kontak, apalagi jika hanya untuk memperindah warna mata.

Menurut dia, untuk memperbaiki penglihatan, sebaiknya menggunakan kacamata hingga operasi lasik. Sebab, kornea yang sudah rusak tidak dapat kembali normal, kecuali jika mendapat donor kornea.

Hal senada dikatakan dokter spesialis mata yang juga Ketua Kolegium Ophtalmologi Indonesia (KOI), Tjahjono D Gondhowiardjo. Menurut Tjahjono, penggunaan lensa kontak yang seharusnya dapat membantu penghilatan justru dapat merusak kornea.

“Hampir setiap hari dokter mata dapat kasus kornea rusak karena lensa kontak,” kata Tjanjono yang juga ditemui di JEC.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

Health
Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

Health
Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Health
Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.