Kompas.com - 27/01/2015, 14:08 WIB
|

Hariadi mengatakan, kusta juga bukan penyakit keturunan, apalagi karena guna-guna. Penularan kusta sangat bisa dicegah jika penderitanya minum obat yang rutin dan teratur. Untuk kusta kering, harus minum obat selama 6-9 bulan dan kusta basah selama 12 bulan untuk penderita kusta basah. Obat ini pun telah disediakan oleh pemerintah secara gratis.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek pun berharap stigma terhadap penderita kusta dapat dihilangkan.  Dengan demikian, orang yang mengalami kusta bisa menjalani pengobatan dengan nyaman.

“Kalau sudah terdiagnosis kusta, mereka tidak boleh takut. Mereka harus menyadari bahwa penyakit ini bisa tidak menularkan ke orang lain dengan patuh minum obat,” kata Nila.

Memperingati Hari Kusta Sedunia yang jatuh pada akhir Januari, Kementerian Kesehatan mengusung tema “Hapus stigma! Kusta sapat disembuhkan dengan tuntas”.

Hingga saat ini, kasus kusta masih tinggi di 14 provinsi yang ada di Indonesia, yaitu Banten, Sulawesi Tengah, Aceh, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Kalimantan Utara. Kementerian Kesehatan pun menargetkan eliminasi kasus kusta di 14 provinsi tersebut pada tahun 2019.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.