Kompas.com - 28/01/2015, 07:15 WIB
Dokter Narutopathy dan Yogic Science asal India, Purushothaman Munirathinam meluncurkan bukunya berjusul Detoks Yoga di Toko Buku Gramedia Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (27/1/2015). Dian MaharaniDokter Narutopathy dan Yogic Science asal India, Purushothaman Munirathinam meluncurkan bukunya berjusul Detoks Yoga di Toko Buku Gramedia Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (27/1/2015).
|
EditorLusia Kus Anna

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Menurunkan berat badan secara instan menjadi keinginan banyak orang. Salah satu cara yang bisa dicoba adalah dengan melakukan detoks dan yoga.

Dokter Narutopathy dan Yogic Science asal India, Purushothaman Munirathinam mengungkapkan, detoks yang dibarengi dengan yoga dapat menurunkan berat badan setidaknya 2 kilogram dalam 3 hari.

"Ini gerakan-gerakan yoga disertai resep sehat untuk menjalani detoksifikasi untuk orang-orang yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat," ujar Puru dalam peluncuran bukunya berjudul Detoks Yoga di Toko Buku Gramedia, Grand Indonesia, Jakarta, Selasa (27/1/2015).

Menurut Puru, detoks merupakan cara paling alami untuk menurunkan berat badan. Pola makan selama detoks yaitu hanya sayuran dan buah-buahan. Kemudian dilakukan yoga untuk membuang racun lebih maksimal.

"Kita juga harus bergerak. Dengan yoga, otot-otot bergerak," terang Puru.

Diet detoks ini pun telah dipraktekan oleh sejumlah orang. Salah satunya adalah Ana yang mengaku dapat menurunkan berat badan sebanyak 7 kilogram setelah menjalani detoks.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setelah sebulan detoks, saya baru berani nimbang badan. Saya kaget, berat badan yang tadinya 69 jadi 62 kilogram," kata dia.

Puru mengatakan, setelah seseorang melakukan detoks, metabolisme tubuh akan semakin cepat sehingga membuang lemak di tubuh dengan cepat. Menurut dia, detoks yoga tak hanya bermanfaat untuk menurunkan berat badan, tetapi juga membuat tubuh lebih sehat.

"Detoks adalah rahasia program diet agar tetap bugar, awet muda, dan tampil menarik," kata pria berusia 32 tahun ini.

Dalam buku terbitan Gramedia Pustaka Utama ini, Puru membeberkan menu detoks dan gerakan yoga yang perlu dilakukan. Menurut Puru, detoks yoga dapat dilakukan oleh pemula atau orang-orang yang belum pernah detoks maupun yoga.

Selama 5,5 tahun, Puru mempelajari ilmu kedokeran Narutopathy dan ilmu yoga. Kemudian, sejak tahun 2006, ia praktik di sejumlah rumah sakit kawasan Delhi, Puno, dan Cennai. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paraplegia

Paraplegia

Penyakit
9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

9 Makanan yang Baik Dikonsumsi Penderita Hepatitis

Health
Clubfoot

Clubfoot

Penyakit
9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Darah Rendah yang Perlu Diwaspadai

Health
Alergi Telur

Alergi Telur

Penyakit
9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

9 Gejala Darah Rendah pada Ibu Hamil yang Perlu Dikenali

Health
Glaukoma

Glaukoma

Penyakit
Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Apakah Minum Kopi Bisa Memengaruhi Kesuburan?

Health
Kurap

Kurap

Penyakit
7 Penyebab Air Liur Terasa Pahit dan Cara Mengatasinya

7 Penyebab Air Liur Terasa Pahit dan Cara Mengatasinya

Health
Takikardia

Takikardia

Penyakit
6 Gejala Pengentalan Darah sesuai Lokasinya

6 Gejala Pengentalan Darah sesuai Lokasinya

Health
Halusinasi

Halusinasi

Penyakit
6 Makanan Penyebab Kanker Payudara yang Sebaiknya Dihindari

6 Makanan Penyebab Kanker Payudara yang Sebaiknya Dihindari

Health
Parkinsonisme

Parkinsonisme

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.