Kompas.com - 02/04/2015, 09:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kalau merasa asupan serat Anda masih kurang, pertimbangkan untuk mengonsumsi sereal. Ya, sereal yang biasa disantap ketika sarapan, nyatanya bisa menyumbang kebutuhan serat harian bagi tubuh dan membuat Anda panjang umur. Tentunya, sereal yang dimakan bukan penuh gula loh! 

Hubungan antara serat dan panjang usia diperoleh setelah periset dari Harvard School of Public Health meneliti pengaruh serat sereal pada diet selama beberapa waktu. Dan sebanyak lebih dari 566 ribu anggota AARP berusia 50-71 tahun dari enam negara bagian serta dua kota besar terlibat dalam NIH-AARP Diet and Health Study

Mereka yang melaporkan menjalani diet kaya serat sereal, lebih panjang umur dibandingkan yang jarang menyantap sereal sarapan ini. Dengan penurunan risiko kematian sebesar 19 persen ketimbang yang sedikit saja mengonsumsi serat sereal. 

Angkanya tidak berhenti di situ. Studi yang dipublikasikan dalam BMC Medicine menjumpai bahwa pengonsumsi sereal tinggi serat memiliki penurunan risiko kematian 34 lebih rendah dari diabetes serta 15 persen penurunan risiko kematian akibat kanker. Sementara itu, mereka yang menyantap banyak biji-bijian utuh serta serat makanan, memiliki risiko lebih rendah atas segala penyebab kematian sebesar 17 persen. 

Serat sereal merupakan satu komponen diet sehat potensial yang dapat membantu mencegah kematian dini. Adanya studi terbaru ini telah menunjukkan bahwa serat sereal dan biji-bijian utuh memiliki pengaruh positif terhadap kehidupan Anda. Terlebih bila Anda ingin menghindari kanker, peradangan, maupun kegemukan. 

Hanya saja, sereal yang disarankan tentunya bukan yang berbalut gula. Selain itu, pastikan bahwa sereal yang dikonsumsi tinggi serat. Jika Anda ingin menyantap satu porsi sereal, paling tidak mengandung 10 gram serat per sajinya. 

Untuk itu, disarankan untuk membaca label kemasan guna mengetahui jumlah serat yang terkandung dalam satu porsi sereal tersebut. Kalaupun tak berkesempatan untuk membacanya, ingat aturan yang diberikan oleh Lori Zanini, seorang dietisi. Produk tumbuhan adalah tempat untuk mencari serat. Mengingat serat hanya berasal dari dinding sel tumbuhan. 

Selain sereal, oat juga bisa menjadi pilihan lainnya. Oat merupakan sumber serat yang tentu saja baik bagi tubuh Anda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.