Kompas.com - 17/04/2015, 08:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Tak sedikit orangtua yang merasa kesulitan menghadapi anak-anaknya yang bermusuhan dengan buah dan sayur. Selama dilakukan dengan konsisten dan orangtua memberi contoh dengan menyantap sayur dan buah, anak-anak pada akhirnya juga akan mengonsumsi kedua makanan tersebut. 

"Anak kecil itu adalah copycat alias peniru. Yang orang dewasa lakukan, akan mereka lakukan juga. Jadi kalau ingin anak suka buah dan sayur, maka orangtua juga harus suka buah dan sayur," terang ahli gizi Emilia Achmadi, MS, RD.

Selain dari orangtua, ada beberapa tip yang disarankan oleh Emilia untuk membuat anak menyukai buah dan sayur.

Jangan pernah menghukum anak dengan makanan. Sebagai contoh, kalau sayuran tidak dihabiskan, orang tua tidak akan memberikan es krim. "Cara ini hanya akan membuat anak sebal dengan sayuran. Reward and punishment itu tidak menggunakan makanan," ujar Emilia. 

Biarkan anak memilih sendiri. Orangtua hendaknya mulai membiasakan anak untuk memilih buah dan sayur. Jangan selalu diambilkan oleh orangtua. Ahli gizi lulusan Oklahoma State University ini pun kemudian mencontohkan yang terjadi pada anaknya. 

Saat anaknya tidak mau menyantap sayur, sementara dia sedang getol-getolnya bermain sepakbola, Emilia kemudian menjelaskan tentang pentingnya makanan tersebut untuk membantu menjaga staminanya.

"Tentunya menggunakan bahasa yang sesuai dan dimengerti oleh anak. Kalau baru mau tiga kali seminggu ya tidak apa-apa. Nanti lambat laun bisa tambah," imbuh Emilia. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Buat lebih menarik. Menghidangkan sayur dan buah tentu saja harus menarik. "Kalau menumis sayuran, jangan sampai layu dan peyot. Jadi tidak menarik untuk dimakan," ucap Emilia seraya tersenyum.

Sebaliknya, buat sayuran yang disajikan menarik dan tidak layu. Orangtua bisa membuat aneka bentuk seperti hewan ataupun wajah dengan mata, hidung, dan mulut dari aneka sayur. Agar menarik perhatian dan mereka mau menyantapnya. 

Kenalkan secara perlahan. Untuk anak-anak yang masih kecil, buah dan sayur hendaknya tidak dikenalkan dalam waktu yang cepat atau bersamaan. "Berikan waktu selama tiga hari bagi anak untuk merasakan rasa buah dan sayur yang baru. Contohnya, ketika anak sedang dikenalkan pisang, berikan selama tiga hari. Setelah itu baru ganti dengan buah yang lain. Cara ini dilakukan agar anak terbiasa dengan rasa tersebut," urai Emilia. 

Selipkan dalam makanan yang disuka. Jika anak belum terlalu suka dengan sayuran tertentu, bisa diselipkan dalam makanan lain. "Saya pernah membuat meatloaf buat anak, yang di dalamnya saya masukkan wortel dan bawang bombay yang sudah dihaluskan," beber Emilia. 

Sebagai variasi lain, untuk buah, bisa ditambahkan dalam yoghurt. "Atau, karena anak-anak saya tidak suka minuman bersoda, saya masukkan buah dalam sparkling water," tambahnya. 


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Fisura Ani
Fisura Ani
PENYAKIT
Perimenopause
Perimenopause
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.