Belajar Musik Bisa Tingkatkan Nilai Akademik Anak

Kompas.com - 14/06/2015, 11:02 WIB
Ilustrasi Ilustrasi
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Musik bukan hanya menyenangkan untuk didengar, tapi juga menyenangkan untuk dipelajari. Bahkan, musik juga bermanfaat untuk memperbaiki mood dan meningkatkan konsentrasi. Sejumlah penelitian menunjukkan, anak-anak yang belajar memainkan alat musik akan memperlihatkan kinerja yang lebih baik dalam tes-tes yang berhubungan dengan aksara, memori verbal, matematika, dan IQ dibandingkan mereka yang tak belajar bermusik.

 “Area dalam otak yang dipanggil ketika anak belajar musik, bisa meningkatkan kemampuan wilayah pada otak yang berhubungan dengan keterampilan membaca, matematika, memecahkan masalah, dan penalaran akan tata ruang,” ujar Joseph Piro, dosen di Jurusan Kurikulum dan Pengajaran di Long Island University.    

Sebuah penelitian yang diterbitkan jurnal Psychology of Music membandingkan, sebuah kelompok yang terdiri dari anak-anak yang duduk di kelas 2 SD dan mengikuti les piano selama tiga tahun berturut-turut dengan sekelompok anak yang tidak belajar musik. Pada akhir tahun pelajaran kelas tiga, anak-anak yang belajar musik secara signifikan punya kemampuan kosakata dan tes verbal yang lebih baik dibandingkan kelompok yang satunya.  

 “Belajar musik tidak akan serta-merta membuat anak meningkat kemampuannya, dari rata-rata menjadi jenius, tapi musik bisa membantunya menjadi pembelajar yang lebih baik,” ujar Laurel Trainor, dosen psikologi, neurosains, dan perilaku di McMaster University, Kanada. Belajar musik memengaruhi cara otak terhubung dalam kemampuan mengingat dan memusatkan perhatian, ujar Laurel lagi.

Menurut Laurel, bermain alat musik bisa menjadi hal yang sangat rumit bagi anak-anak yang masih muda. Saat mempelajari biola, misalnya, ia harus mencari tahu cara mememegang dua hal berbeda dengan baik, memusatkan perhatian pada pengajar, dan mencoba meniru bunyi yang diciptakan pengajar. Otaknya harus bekerja keras untuk itu dan semakin sering melakukannya, ia akan semakin kuat dan prima untuk mempelajari hal-hal lain.

Laurel menambahkan, bahwa manfaat musik untuk anak-anak tidak hanya berhenti pada nilai ujian akademik mereka saja. Menurutnya, musik akan membantu perkembangan sosial dan emosional si kecil. “Musik membuat orang-orang bersatu dan membuat orang-orang merasa lebih baik.”  


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X