Kompas.com - 06/07/2015, 13:50 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com — Sering kali orangtua merasa kesulitan menghadapi anak yang tidak suka sayur. Sebab, sayuran juga buah-buahan merupakan makanan sehat dan baik untuk tumbuh kembang anak. Untuk itu, orangtua penting mengenalkan sayur pada anak sedini mungkin, bahkan sejak si kecil masih dalam kandungan. 

Dokter spesialis anak konsultan nutrisi dan penyakit metabolik Damayanti S Sjarif mengatakan, dalam penelitian yang pernah dilakukan, anak sudah mengenal rasa sejak dalam kandungan. Apa yang dimakan ibu saat hamil, itu pula yang masuk ke dalam tubuh bayi dan digunakan untuk pertumbuhannya.

"Rasa itu disimpan semua di otaknya. Kalau ibu tidak suka makan sayur, jangan harap gampang ngenalin sayur ke anak," ujar Damayanti di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Begitu pula saat menyusui. Gizi seimbang tak hanya saat hamil, tetapi juga penting saat menyusui. ASI eksklusif selama 6 bulan dapat membuat anak mengenal rasa dari apa yang sering dikonsumsi ibunya. Sayur kemudian bisa langsung dikenalkan pada anak saat memberikan makanan pendamping ASI. Namun, dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.

Pengenalan konsumsi sayur pada anak sebaiknya dilakukan sebelum usia 1 tahun. "Kalau lewat dari usia itu, nanti anak kenal apa-apa. Makin susah nanti ngenalin sayur ke anak," terang dokter dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu.

Kenalkan dengan cara yang menyenangkan dan tidak memaksa si kecil makan sayur. Kombinasikan sayuran dalam menu makanan lain yang menarik sehingga secara perlahan anak bisa menyukai sayur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
Hematuria

Hematuria

Penyakit
10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.