Kompas.com - 08/07/2015, 16:00 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
EditorBestari Kumala Dewi


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyatakan adanya kandungan klorin pada 9 pembalut wanita dan 7 pantyliner yang biasa dipakai saat menstruasi. Hasil penelitian YLKI ini membuat masyarakat resah, terutama para wanita, karena dikatakan dapat berisiko menyebabkan iritasi, gatal-gatal, hingga keputihan.

Menurut dr Boy Abidin SpOG, belum ada penelitian yang mengungkap efek klorin dalam pembalut terhadap kesehatan organ intim wanita. "Sampai saat ini, setahu saya, belum ada penelitian tentang efek klorin pada pembalut. Namun, logikanya, pembalut ini kan dipakai di bagian luar vagina sebagai penampung darah menstruasi. Jadi, ya harusnya aman," ujarnya saat dihubungi oleh Kompas.com, Rabu (8/7/2015).

Ia mengatakan, perlu ada penjelasan lebih lanjut mengenai kadar klorin yang dianggap bisa membahayakan kesehatan organ intim wanita. 

Yang terpenting, jagalah kebersihan organ intim selama masa menstruasi, dengan rutin mengganti pembalut dan membersihkan vagina setidaknya setiap 4 jam sekali. Ini perlu dilakukan untuk menghindari kondisi lembab yang bisa menjadi tempat tumbuhnya kuman.

Selain itu, bersihkan organ intim dari arah depan ke belakang untuk menghindari berpindahnya kuman di anus ke vagina. Dengan begitu, kita bisa mencegah terjadinya iritasi, dan menghindari berbagai kuman yang berpotensi menjadi penyakit.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Abses Otak

Abses Otak

Penyakit
10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Jenis Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Hemangioma

Hemangioma

Penyakit
2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

2 Penyebab Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Fibrosa

Displasia Fibrosa

Penyakit
10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Tanda Infeksi Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

5 Makanan Ini Bantu Anda Cepat Sembuh dari Flu

Health
13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

13 Penyebab Kenapa Ada Benjolan di Leher

Health
16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

16 Penyebab Anus Sakit dan Cara Mengobatinya

Health
Klamidia

Klamidia

Penyakit
5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Sunat Agar Luka Cepat Kering

Health
Kram Mesntruasi

Kram Mesntruasi

Penyakit
10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

10 Gejala Abses Paru-paru yang Perlu Diwaspadai

Health
Sindrom Tourette

Sindrom Tourette

Penyakit
6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.