Kompas.com - 16/07/2015, 17:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Hitunglah berapa banyak waktu yang Anda habiskan dalam sehari untuk duduk? Jika aktivitas Anda mayoritas adalah duduk, sebaiknya mulai kurangi dan tingkatkan kegiatan fisik untuk mencegah kanker.

Waktu duduk yang terlalu banyak meningkatkan risiko kanker sampai 10 persen pada wanita. Penelitian menunjukkan, setiap dua jam yang kita habiskan untuk duduk secara statistik meningkatkan risiko kanker kolon 8 persen dan kanker endometriosis 10 persen, dan juga kanker payudara.

Ada beberapa alasan mengapa terlalu banyak duduk dianggap setara bahaya dengan merokok. Antara lain karena kebanyakan waktu duduk dipakai untuk menonton televisi sambil mengonsumsi camilan dan minuman manis.

Selain itu, banyak duduk di dalam ruangan juga membuat kita beresiko kekurangan vitamin D yang diproduksi tubuh saat kita terpapar sinar matahari.

Pada bulan Februari lalu, direktur eksekutif Apple, Tim Cook, mengatakan bahwa "duduk adalah kanker yang baru". Karena itu dalam jam tangan pintar yang dipakainya ia memasukkan peringatan untuk mengingatkannya agar berdiri dan bergerak selama 10 menit.

Bahaya dari duduk terlalu lama bukan kali ini saja diungkapkan dalam hasil riset. Sebelumnya ditemukan, orang yang banyak duduk beresiko dua kali lipat terkena diabetes atau penyakit jantung dibandingkan dengan orang yang banyak bergerak.

Mungkin bahaya paling "ringan" dari banyak duduk adalah nyeri pada otot, persendian, dan nyeri punggung.

"Saat kita duduk terlalu lama, perubahan enzim terjadi di otot yang akan meningkatkan kadar gula darah. Efeknya terjadi sangat cepat dan olahraga rutin tidak bisa sepenuhnya melindungi," kata Dr.Emma Wilmot dari Universitas Leicester.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.