Kompas.com - 30/07/2015, 09:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com
 — Sebuah studi baru menunjukkan bahwa pria impoten lebih berisiko dua kali lipat menderita diabetes tipe 2 dibanding pria yang tidak ada masalah seksual. Penelitian ini dipublikasikan dalam Annals of Family Medicine edisi Juli-Agustus. 

"Efek ini lebih signifikan pada laki-laki setengah baya berusia 40 sampai 59 tahun," kata pemimpin peneliti dokter Sean Skeldon dari Universitas Toronto di Kanada seperti dikutip dari WebMD.com

Menurut Skeldon, satu dari 50 pria tanpa masalah disfungsi ereksi kemungkinan terdiagnosis diabetes tipe 2. Jumlah itu meningkat pada pria yang memiliki disfungsi ereksi, yaitu menjadi satu dari 10 pria berisiko diabetes. Dalam penelitian ini, Skeldon dan rekan-rekannya mengumpulkan data lebih dari 4.500 pria berusia sekitar 20 tahun atau lebih. 

Para peneliti melihat tidak adanya hubungan antara disfungsi ereksi dan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, tetapi melihat hubungannya dengan diabetes tipe 2. Penelitian menunjukkan, prevalensi pasien diabetes lebih tinggi pada pria yang juga impoten. 

Dokter Zoel Zonszein, Direktur Clinical Diabetes Center di Montefiore Medical Center, New York, mengatakan, biasanya, disfungsi ereksi bukan merupakan komplikasi awal diabetes, melainkan komplikasi akhir karena perubahan fungsi saraf. 

Menurut Zonszein, dokter harus meminta informasi kesehatan seksual karena disfungsi ereksi dapat menjadi tanda diabetes yang tidak terdiagnosis. Namun, dalam studi ini, penelitian menegaskan hanya menemukan hubungan antara penyakit diabetes dan impoten. Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab disfungsi ereksi berisiko diabetes atau sebaliknya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

13 Cara Alami Obati Penyakit Asam Urat

Health
9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

9 Komplikasi Diabetes pada Kaki Penderita

Health
Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Waspadai, 4 Penyebab Sakit Leher

Health
4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

4 Mitos tentang Karbohidrat bagi Kesehatan Tubuh, Bagaimana Faktanya?

Health
Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Adakah Usia Ideal untuk Hamil?

Health
Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Ramai Diperbincangkan, Berapa Kisaran Biaya Egg Freezing?

Health
4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

4 Tips Makan Untuk Cegah Diabetes Tipe 2

Health
Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Alami Keringat Dingin? Kenali 7 Penyebabnya

Health
Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Pahami, Kaitan Pola Makan dengan Risiko Diabetes Tipe 2

Health
8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

8 Penyebab Memar Tanpa Sebab Jelas, Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

10 Obat Batuk Berdahak Alami ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

5 Cara Mengatasi Kram Perut saat Hamil

Health
4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

4 Cara Mencegah Diabetes Gestasional untuk Ibu Hamil

Health
Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.