Kompas.com - 12/08/2015, 07:45 WIB
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Banyak orang yang tak menyadari saat tubuhnya mengalami dehidrasi. Apalagi dalam kondisi sehat, sering kali Anda tak sadar ketika tubuh mulai kekurangan cairan. Begitu pun saat berolahraga, masih banyak orang yang meremehkan pentingnya asupan cairan, untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang.

Padahal, jika tak segera diatasi, dehidrasi dapat membahayakan tubuh, bahkan hingga menyebabkan kematian. Umumnya ini terjadi, karena tak mengenali gejala dehidrasi. Greg Justice, pakar fisiologi dari AYC Fitness, Kansas City dan penulis Mind Your Own Fitness, menjelaskan tiga tanda utama tubuh dehidrasi dan membutuhkan cairan.

Sakit kepala

Ketika tubuh terus-menerus kehilangan cairan, itu berarti tubuh juga kehilangan garam yang penting bagi tubuh seperti sodium dan potasium. Karena kedua zat tersebut terkandung dalam cairan yang hilang. Yang perlu diketahui adalah, kehilangan garam benar-benar dapat mengubah susunan kimia dalam darah. Aliran darah dalam tubuh akan sampai ke otak dan perubahan kimia dalam darah akan memicu sakit kepala.

Seberapa sakit kepala Anda, tergantung dari cairan tubuh yang hilang. “Semakin banyak kehilangan cairan, semakin menurun volume darah, yang mana akan menyebabkan asupan oksigen ke otak berkurang. Ini emnyebabkan pembuluh darah di otak membesar dan menyebabkan kepala terasa semakin sakit,” ujar Justice. Intinya, kekurangan cairan berarti sakit kepala.

Urin berwarna kuning pekat

Ini berarti urin yang keluar dipenuhi dengan kotoran  dan racun dari dalam tubuh. “Ketika tubuh terhidrasi dengan baik, maka kotoran di dalam tubuh lebih mudah untuk keluar dengan cara yang lebih efisien,” kata Justice.


Namun, ketika tubuh kekurangan cairan, racun di dalam tubuh sulit untuk keluar. Salah satu fungsi cairan yang kita konsumsi adalah untuk membersihkan tubuh dari berbagai racun.

Konstipasi

Jika setiap hari Anda rutin buang air besar, lalu tiba-tiba sembelit, ini adalah salah satu tanda bahwa tubuh dehidrasi. Air yang cukup akan membantu mengeluarkan kotoran melalui usus besar dan mengeluarkannya dari tubuh Anda.


“Tapi, jika tubuh tak memiliki air yang cukup, metabolisme tubuh akan terganggu dan kesulitan mengeluarkan racun dan kotoran dari dalam tubuh,” jelas Justice. Karena itu, ketika Anda mengalami konstipasi, segera minum banyak air untuk kembali melancarkannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.