Kompas.com - 07/09/2015, 15:00 WIB
|
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Tinggal di daerah peternakan dengan kawasan yang sejuk bukan hanya menyenangkan, tapi juga bisa membuat anak-anak terhindar dari penyakit asma. Menurut penelitian, anak-anak yang tinggal di daerah peternakan memiliki daya tahan tubuh lebih baik.

Para ilmuwan dari Belgia, Belanda, dan Perancis menemukan adanya paparan bakteri dan debu di peternakan yang justru dapat melindungi anak-anak dari alergi karena adanya protein yang bisa menumpulkan respon peradangan.

Para ilmuwan juga menemukan, tikus-tikus memiliki sistem kekebalan tubuh lebih baik karena menghirup partikel kecil protein yang biasa ditemukan di sekitar kandang sapi. Temuan ini menguatkan penelitian bahwa anak-anak yang tumbuh bersama hewan peliharaan akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih kuat.

Efek perlindungan dari protein A20 dari bakteri akan diproduksi di paru-paru setelah terpapar debu peternakan, kemudian mencegah peradangan. Seperti diketahui, jika terjadi radang saluran napas, gejala-gejala asma akan muncul.

Di kawasan peternakan juga diketahui adanya paparan endotoksin, yaitu protein yang ditemukan di dinding sel bakteri ini. "Sebuah peternakan sapi perah adalah salah satu lingkungan pelindung terkuat. Pada peternakan, ada paparan endotoksin cukup tinggi," ujar Dokter Martijn Schuijs dari Ghent University.

Hasil penelitian yang diterbitkan di Science mengamati tikus selama dua minggu yang terkena tungau debu rumah. Pada tikus yang terpapar endotoksin ternyata alerginya tidak berkembang. Paparan endotoksin tampaknya telah melindungi tikus dari tungau debu.

Penelitian serupa juga dilakukan pada manusia. Peneliti mengambil sampel biopsi paru-paru dari orang dewasa yang sehat dan penderita asma. Hal ini menunjukkan bahwa peternakan dan lingkungan lain yang serupa dapat melindungi terhadap alergi dengan bantuan enzim. Menurut Martijn, anak-anak yang sensitif terhadap alergi dan asma sangat dipengaruhi oleh gen dan lingkungan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.