Kompas.com - 22/09/2015, 13:10 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Sebagai wanita yang super sibuk, entah itu untuk mengurus keluarga dan karier, atau aktif di komunitas, seharusnya Anda juga memahami peran hormon agar Anda selalu memiliki energi dalam menghadapi stres dan jadwal yang padat.

Seperti halnya balita, orang dewasa juga bisa mengalami tantrum dan rewel karena kelelahan. Kepandaian kita "berakrobat" dalam menyelesaikan banyak tugas tentu berdampak pada level energi. Tetapi, energi yang rendah itu juga bisa menandakan adanya hormon yang berantakan.

Salah satu penyebab kita gampang merasa kelelahan adalah gangguan pada kelenjar adrenal. Fungsi kelenjar ini yang terganggu bisa terjadi karena stres kronik atau pola makan dan gaya hidup yang kurang sehat.

Adrenal adalah kelenjar endokrin yang berada di atas ginjal dan memproduksi hormon kortisol (dikenal juga dengan hormon stres). Kortisol ini bertanggung jawab untuk memobilisasi simpanan glukosa dari lemak dan memberikan tubuh energi yang dibutuhkan di antara waktu makan.

Idealnya, kita akan mengalami peningkatan kortisol sekitar jam 6 pagi agar kita bisa bangun dari tempat tidur, pada siang hari agar kita bisa beraktivitas, dan sedikit kortisol menjelang sore, dan lebih sedikit lagi di sekitar waktu makan malam.

Bila kita memiliki gaya hidup yang buruk (merokok, tak pernah beraktivitas fisik), dan juga pola makan tidak sehat, pola pengeluaran kortisol itu bisa terganggu.

Pada siang hari tidak ada atau sedikit kortisol yang dihasilkan sehingga kita merasa tak berenergi, kemudian di malam hari tubuh justru dibanjiri kortisol sehingga kita susah tidur.

Kekacauan tersebut merupakan derajat dua kelelahan adrenal dan biasanya juga terjadi saat kita mengalami ketidakseimbangan hormonal. Pada derajat tiga, tidak ada lagi kortisol yang dihasilkan sehingga kita akan mengalami kelelahan dan kecemasan.

Jika Anda sering mengalami kesulitan untuk bangun di pagi hari atau merasa tak bersemangat sepanjang hari, mungkin Anda juga mengalami gangguan adrenal.

Kabar baiknya, ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mengembalikan keseimbangan hormon. Pertama, tentu saja kendalikan stres. Jika Anda termasuk orang yang sangat sibuk, buatlah prioritas hal yang harus dilakukan dan delegasikan tugas pada orang terdekat Anda.

Konsumsi makanan yang tepat dan suplemen jika diperlukan. Untuk menghindari memburuknya gejala kelelahan, hindari minuman berkafein di pagi hari. Suplemen yang mengandung ginkgo biloga dan juga vitamin B bisa meningkatkan energi dan membantu fokus.

Jangan lupa melakukan aktivitas fisik ringan. Bersepeda, berjalan kaki, atau berenang bukan hanya menyehatkan tapi juga bisa merangsang pengeluaran hormon endorfin yang bisa membuat kita lebih bahagia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Shine

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.