Kompas.com - 22/09/2015, 17:03 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com – Chronic Myeloid Leukimia (CML) atau Leukimia Granulositik Kronis merupakan salah satu jenis kanker darah yang masih kurang dikenal oleh masyarakat. Untuk meningkatkan kesadaran tentang jenis kanker ini, setiap tanggal 22 September pun diperingati sebagai Hari CML Sedunia.

Pemilihan tanggal di bulan September (22/9) yang disepakati organisasi di seluruh dunia pada 2008 lalu bukan tanpa alasan. Hal ini berkaitan dengan CML yang disebabkan oleh mutasi kromosom 9 dan 22 yang kemudian dikenal sebagai kromosom Philadelpia.

Pada kanker darah, sumsum tulang belakang memroduksi sel-sel darah putih abnormal secara berlebihan. Pada jenis kanker CML juga terdapat kromosom Philadelpia yang akan memroduksi protein abnormal, yaitu BCR- ABL. Adanya BCR-ABL ini kemudian akan memberikan sinyal pada sumsum tulang belakang, sehingga tetap memroduksi sel-sel darah putih yang abnormal secara berlebihan.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Hematologi Onkologi Medik Hilman Tadjoedin mengungkapkan, CML adalah jenis kanker darah yang menyerang orang dewasa.

“Pasien CML di Indonesia diperkirakan 1,7 per 100.000 orang. DI dunia, rata-rata umur 53 tahun, tapi di Indonesia ditemukan usia muda 36 atau 37 tahun itu ada (pasien CML),” terang Hilman dalam diskusi di Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Sementara itu, berdasarkan data Novartis Oncology Indonesia, terdapat 1800 pasien kanker CML yang terdaftar dalam program Novartis Oncology Access (NOA). CML memang jenis kanker yang cukup langka. Belum diketahui pasti penyebab seseorang terkena kanker CML.

“Kalau menurut laporan yang ada, di Jepang, pada akhir perang dunia kedua, dikumpulkan pasien LGK (CML) ternyata mereka berasal daeri daerah tempat jatuhnya bom atom,” terang Hilman.

Orang yang mengalami CML juga tidak memunculkan gejala yang khas. Diagnosis bisa dilakukan dengan pemeriksaan darah secara detail, untuk melihat adanya masalah pada sel darah. Jika menderita CML, pasien harus konsumsi obat seumur hidup.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.