Kompas.com - 30/09/2015, 07:19 WIB
/Ilustrasi Shutterstock/Ilustrasi
|
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Viagra ternyata punya efek menyenangkan lain, yaitu dapat menurunkan berat badan. Penelitian di laboratorium dan hewan menemukan bahwa obat disfungsi ereksi itu mengubah lemak tubuh, menjadi jenis lemak yang membakar energi, bukan disimpan.

Lemak yang ada di tubuh kita sebagian besar merupakan lemak putih, hasil dari kelebihan kalori yang dismpan. Di samping itu, ada pula brown fat, yang bukannya disimpan dalam tubuh tetapi dibakar untuk memberikan panas dan menjaga tubuh tetap hangat.Lemak jenis ini banyak dijumpai pada bayi baru lahir yang belum mampu mengatur suhu tubuh dan mereka membutuhkan lemak cokelat ini agar tetap hangat.

Ketika menjadi dewasa, kita kehilangan banyak lemak cokelat itu. Hanya tersisa sedikit, sekitar satu sendok teh, di daerah leher dan bahu yang diperlukan untuk menjaga suhu tubuh.

Lemak putih jumlahnya sekitar 20 sampai 25 persen berat tubuh kita sementara lemak cokelat hanya terdapat 3 sampai 7,5 persen saja. Baru-baru ini ilmuwan mulai meneliti cara mendapatkan lemak cokelat lebih banyak lagi.

Ilmuwan menemukan, paparan suhu dingin dapat memicu konversi lemak putih yang tak sehat menjadi lemak cokelat pembakar energi dan pemroduksi panas. Salah satu riset menemukan Viagra dapat membantu mengubah lemak putih menjadi cokelat.

Viagra yang dikenal sebagai obat disfungsi ereksi bekerja merilekkan otot-otot halus penis dan meningkatkan aliran darah. Namun studi-studi lain menemukan tikus yang diberi obat tersebut dalam jangka lebih panjang cenderung tak mengalami kegemukan, bahkan ketika mereka diberi makan tinggi lemak.

Mempublikasikan penelitiannya di jurnal Federation of American Societes for Experimental Biology, periset mengatakan penemuan ini membuktikan obat tersebut mampu secara efektif membakar lemak yang tak sehat. Namun bagaimana kerja obat tersebut melakukan pembakaran lemak masih belum diketahui.

Satu teori menyebutkan obat dengan nama generik sildenafil itu secara efektif menaikkan kadar senyawa CGMP yang mengirim sinyal di antara sel-sel dan dipercaya terlibat dalam membuat lemak cokelat. Diperkirakan kadar senyawa ini yang tinggi akan menciptakan lebih banyak lemak cokelat dan mempercepat metabolisme.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Periset melaporkan bahwa konversi sel lemak kecokelatan berisi protein yang juga ditemukan pada lemak cokelat dan terlibat dalam produksi panas dan pembakaran lemak. Sementara riset lain membuktikan kadar protein ini ditemukan rendah pada orang-orang dengan indeks massa tubuh lebih dari 30 atau mengalami obesitas.

Langkah selanjutnya dari riset ini adalah menguji keamanan dan keefektifannya pada tubuh manusia. Saat ini percobaan sedang dilakukan untuk menguji efeknya pada tubuh manusia di Wuhan general Hospital, China. Sekelompok pria akan diberi Viagra atau pil plasebo tiga hari sekali selama seminggu. Efeknya pada lemak tubuh akan diukur kemudian.

Para pria itu juga akan menjalani tes-tes lain seperti tekanan darah, juga kadar CGMP akan diukur sebelum dan sampai tiga bulan setelah minum pil-pil tersebut.Percobaan itu akan selesai bulan Oktober ini.

"Penelitian ini merupakan representasi ilmu yang canggih dan sangat kompleks. Percobaan ini masih dalam tahap awal," kata Profesor David Haslam, ketua National Obesity Forum di Inggris. "Mekanisme lemak cokelat dan putih sedang direevaluasi oleh peneliti yang akhirnya akan menemukan cara baru dan menarik untuk mengatasi obesitas," imbuhnya.

Saat ini, menurutnya, hanya ada alternatif olahraga dan memperbaiki pola makan untuk mengatasi obesitas. Namun ia tak menyarankan pria-pria separuh baya penderita obesitas buru-buru minta dokter meresepkan Viagra buat mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Daily Mail
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Akathisia
Akathisia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Abses Perianal

Abses Perianal

Penyakit
6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

6 Efek Hipertensi pada Tubuh yang Penting Diperhatikan

Health
Hipertiroidisme

Hipertiroidisme

Penyakit
14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

14 Makanan untuk Bantu Mengatasi Sembelit

Health
8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

4 Cara Mengobati Penyakit Prostat, Tak Selalu Perlu Operasi

Health
Ejakulasi Tertunda

Ejakulasi Tertunda

Penyakit
4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

4 Faktor yang Memengaruhi Tumbuh Kembang Anak

Health
Liposarkoma

Liposarkoma

Penyakit
7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

7 Hal yang Membut Anda Mudah Merasa Lelah

Health
Batu Empedu

Batu Empedu

Penyakit
12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

12 Makanan yang Mengandung Seng Tinggi

Health
Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Kelumpuhan Tidur (Sleep Paralysis)

Penyakit
4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

4 Jenis Orang yang Rentan Mengalami Kekurangan Zat Besi

Health
Gastroparesis

Gastroparesis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.