Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/10/2015, 13:00 WIB
EditorLusia Kus Anna
KOMPAS.com - Awal tahun 2015 ini Rachael Farrokh membuat permohonan kepada dunia untuk membantunya melawan anoreksia berat yang diidapnya. Kini, setelah berhasil ia pun bekerja untuk membantu yang lain.

Saat ia memposting videonya di YouTube pada bulan April, berat badan Rachael hanya sekitar 18 kilogram dan sekarat. Wanita berusia 37 tahun ini tampak seperti kumpulan tulang dengan tinggi badannya yang mencapai 173 cm.

Di video tersebut Rachel hanya berbaring di tempat tidur, bernapas pendek-pendek, dengan kulit yang menonjolkan tulang-tulangnya. Meski penampilannya tampak mengenaskan, tapi kemauannya untuk sembuh sangat kuat.

Ia membutuhkan uang untuk pengobatannya, dan dunia menjawabnya dengan terkumpulnya donasi mencapai 200.000 dollar AS atau sekitar 2,7 miliar rupiah, melalui laman GoFundMe di media sosial.

Sebulan setelah ia menanyangkan video tersebut, kepada CNN Rachael mengatakan bahwa waktunya sangat terbatas. Tanpa bantuan banyak orang, ia akan kalah melawan penyakit ini.

Sejak saat itu ia pun memulai pengobatan dan hasil transformasinya sangat luar biasa. Ia menjalani terapi di California sampai Portugal.
Para pendukungnya pun bisa mendapat berita terbaru mengenai perkembangan pengobatannya di laman Facebooknya.

Di akhir Oktober ini Rachael terbang dari Portugal ke Washington, AS, untuk menghadiri pertemuan March Againts Eating Disorder. Dalam wawancara dengan sebuah televisi ia tampak jauh lebih segar dan sehat.

Ia pun berjanji untuk menggunakan platform yang ia pakai sebelumnya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan anoreksia.

"Saya punya keluarga besar, yaitu seluruh dunia. Mereka menerima saya dalam pelukan besar. Pikiran saya jauh lebih jernih dan pola pikir yang baru telah terbentuk," katanya.

Ia mengatakan saat ini masih menjalani pengobatan, tapi ia berjanji tak akan menyia-nyiakan kesempatan kedua dalam hidupnya ini.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber CNN

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+