Kompas.com - 14/12/2015, 19:31 WIB
Ilustrasi yoga. ShutterstockIlustrasi yoga.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Google Doodle menandai hari ini sebagai hari ulang tahun salah satu Mahaguru yoga di dunia, Bellur Krishnamachar Sundararaja Iyengar yang seharusnya hari ini berusia 97 tahun.

Ketika masih kecil, Iyengar pernah menderita penyakit TBC, tifoid dan malaria. Ia adalah anak yang sakit-sakitan. Hingga ia mengenal yoga dan rutin berlatih yoga membantunya meraih kesehatan yang prima, yang jarang dimiliki oleh orang lain. BKS Iyengar meninggal dunia pada tahun 2014.  

Sama seperti aliran yoga lainnya, Iyengar yoga didasarkan pada delapan aspek yoga (ashtanga yoga). Namun kemudian, BKS Iyengar merumuskan kedelapan ashtanga tersebut berdasarkan pengalamannya, dan pengalamannya berdasarkan penelitian dan riset yang mendalam.

Iyengar yoga dikembangkan untuk memungkinkan semua orang  berlatih yoga dengan lebih  mudah dan lebih tepat.

Lebih spesifiknya, Iyengar yoga melatih orang untuk fokus pada setiap asana (pose) dan pranayama (pernapasan) dengan intens.

Untuk menolong orang melakukan pose-pose yoga  dengan lebih mudah dan benar, BKS Iyengar mendesain properti seperti blok, tali, belt dan lain sebagainya, sebagai alat bantu.

Iyengar juga menekankan, bahwa saat melakukan asana tertentu, kita harus memastikan bahwa postur dan  struktur anatomi tubuh kita selaras dan benar.

Iyengar percaya, bahwa jika asana dilakukan dengan benar (sesuai petunjuk dari guru yoga yang terlatih), bisa membantu  tubuh dan pikiran menjadi selaras, meningkatkan derajat kesehatan dan bahkan mencegah berbagai penyakit.

Berikut ini 5 hal yang membedakan Iyengar yoga dengan jenis yoga yang lain:


1. 
Posenya lebih kompleks. 

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Health
Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Health
Cara Mengatasi Eksim di Penis

Cara Mengatasi Eksim di Penis

Health
Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Sindrom Zollinger-Ellison (ZES)

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.