Kompas.com - 08/03/2016, 11:19 WIB
Untuk menyasikan gerhana matahari, dianjurkan untuk mengenakan kacamata pelindung khusus. KOMPAS/PRIYOMBODOUntuk menyasikan gerhana matahari, dianjurkan untuk mengenakan kacamata pelindung khusus.
|
EditorLusia Kus Anna
YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Antusiasme menyaksikan fenomena gerhana matahari total seharusnya diiringi dengan kesadaran menjaga kesehatan mata. 

Para orang tua diminta memperhatikan dan memastikan anak-anaknya tidak melihat gerhana matahari pada tanggal 9 Maret 2016 dengan mata telanjang.

Lensa mata anak cederung lebih jernih sehingga radiasi yang masuk lebih banyak dibandingkan orang dewasa. Anak-anak rentan mengalami solar retinopati.

"Seperti ketika melihat matahari pada siang hari dengan mata langsung, maka akan mengalami kerusakan terjadi pada makula bagian retina. Muncul titik atau bulatan hitam pada pandangan," ucap Muhammad Bayu Sasongko, dokter spesialis mata rumah sakit khusus mata dr Yap Yogyakarta, Senin (7/3/2016).

Bayu mengungkapkan, ketika radiasi masuk maka akan merusak makula bagian retina. "Kalau mata orang dewasa sudah tidak jernih, tetapi kalau anak-anak masih steril dan jernih. Itu akan cepat sekali mengalami kerusakan makula ketika melihat langsung gerhana matahari," ujarnya.

Namun demikian, Bayu menyampaikan agar masyarakat tidak perlu takut dengan paparan  fenomena gerhana matahari. 

"Yang penting orang tua mengawasi agar anak-anak jangan melihat langsung. Masyarakat juga jangan takut. Kalau tahu cara menyaksikannya, dipastikan aman," tegasnya.

Untuk menyaksikan gerhana matahari, gunakan kacamata khusus yang mampu menyaring sinar ultraviolet dengan panjang gelombang 100-400 nanometer. Jangan menatap gerhana tanpa henti dari awal hingga akhir. Selama melihat gerhana, istirahatkan mata, alihkan pandangan dari melihat gerhana beberapa saat.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Cacingan
Cacingan
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemfigoid Bulosa

Pemfigoid Bulosa

Penyakit
9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

9 Bahaya Kelebihan Protein bagi Tubuh

Health
Limfoma Burkitt

Limfoma Burkitt

Penyakit
Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Kenapa Pria Lebih Sering Ngorok Dibanding Wanita?

Health
Rakitis

Rakitis

Penyakit
Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Vaksinasi Covid-19 pada Penderita Tumor, Kista, dan Kanker Kandungan

Health
8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

8 Makanan dan Minuman yang Baik Dikonsumsi saat Flu

Health
Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Mengapa Penderita BPD Sering Bermasalah dalam Hubungan Asmara?

Health
6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

6 Jenis Makanan Untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat

Health
Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Minum Kopi Kok Bikin Kebelet BAB?

Health
Cara Mengatasi Eksim di Penis

Cara Mengatasi Eksim di Penis

Health
Penebalan Dinding Rahim

Penebalan Dinding Rahim

Penyakit
6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Kram Perut saat Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

5 Minuman Pelega Sakit Tenggorokan dan Jaga Daya Tahan Tubuh

Health
Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Benarkah Ibu Menyusui Tak Boleh Konsumsi Makanan Pedas?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.