Kompas.com - 19/06/2016, 21:49 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Simpan beku sel telur adalah penyimpanan sel telur yang diambil di ovarium wanita untuk digunakan kemudian hari. Cara ini dapat meningkatkan peluang kehamilan wanita di usia tua.

Di sebuah kota di Jepang, simpan beku sel telur bahkan dianjurkan untuk meningkatkan angka kelahiran yang rendah. Di sana, wanita yang melakukan pembekuan sel telur akan mendapat bantuan biaya. Pemerintah pun menggelontorkan sejumlah dana untuk penelitian pembekuan telur.

Metode simpan beku sel telur ini juga sudah dikembangkan di Indonesia. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut lima hal tentang pembekuan sel telur seperti dikutip dari Livescience.com.

 

1. Tak dianjurkan untuk wanita subur yang ingin menunda kehamilan

Simpan beku sel telur sebenarnya ditujukan untuk wanita yang mengalami kondisi medis tertentu, misalnya terkena kanker pada usia muda.

American Society for Reproductive Medicine (ASRM) tahun 2012 menyatakan, prosedur pembekuan sel telur tidak dianjurkan untuk wanita subur yang sengaja menunda kehamilan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meskipun peminat mulai banyak, prosedur ini masih bukan cara yang dianjurkan untuk wanita yang ingin menunda memiliki anak, setidaknya tidak di Amerika Serikat.

 

2. Masih sedikit wanita yang menggunakan kembali sel telur beku

Wanita yang menjalani prosedur pembekuan sel telur masih sangat sedikit dan yang kembali menggunakannya di kemudian hari juga sangat rendah.

Dalam penelitian terbaru di klinik kesuburan Santa Monica, California, ada 232 wanita yang menjalani simpan beku sel telur sejak tahun 2007-2012. Tetapi tahun 2015, sebanyak 95 persen wanita tersebut belum menggunakan sel telurnya.

 

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Proptosis (Mata Menonjol)

Proptosis (Mata Menonjol)

Penyakit
8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

8 Akibat Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Displasia Pinggul

Displasia Pinggul

Penyakit
8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung di Masa Pandemi Covid-19 menurut Ahli Perki

Health
Radang Permukaan Lidah

Radang Permukaan Lidah

Penyakit
13 Makanan untuk Melancarkan BAB

13 Makanan untuk Melancarkan BAB

Health
Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Penyakit
13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.