Kompas.com - 08/07/2016, 16:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kebiasaan makan kebanyakan orang biasanya diawali dengan menu utama, kemudian diakhiri dengan makan buah. Namun, ada juga yang makan buah terlebih dahulu, lalu makan menu utama. Lantas, mana yang benar, makan buah sebelum atau sesudah makan?

Sebenarnya tidak ada aturan yang pasti kapan makan buah yang benar, baik sebelum makan atau sesudah makan. Perlu diketahui dan paling penting adalah makan buah dilakukan di saat yang tepat, entah itu saat pagi, siang, atau malam hari. Artinya ketika buah sudah dikupas, dipotong, dan siap disajikan sebaiknya segera dikonsumsi agar kandungan-kandungan nutrisi baik dalam buah dapat optimal bagi tubuh.

Jika sempat didiamkan atau disimpan dalam lemari pendingin atau kulkas, maka kandungan nutrisi baik tersebut akan hilang, karena sudah terpapar oleh sinar matahari, angin, atau panas, sehingga buah tidak lagi memberi dampak optimal bagi tubuh.

Namun, jika tidak ingin gemuk dapat mengonsumsi buah sebelum makan. Kandungan serat dari buah mampu menahan nafsu makan yang muncul karena masih dalam kondisi kenyang. Namun, jika ingin gemuk atau tidak masalah dengan berat badan dapat mengonsumsi buah setelah makan.

Memang ada beberapa orang tertentu seperti penderita maag yang sebaiknya tidak mengonsumsi buah yang rasanya asam seperti nanas sebelum makan. Akan tetapi, bila perut sudah dalam kondisi terisi, maka bisa mengonsumsinya. Begitu juga halnya dalam pengolahan.

Ada beberapa cara pengolahan yang digunakan untuk mengonsumsi buah, yaitu langsung dimakan, diblender, atau dijus. Dari ketiganya tentu yang lebih baik adalah langsung dimakan alias tanpa pengolahan apapun karena kita mendapat segala kandungan nutrisinya dengan utuh.

Jika diblender, kandungan serat dan vitamin masih didapat meski tidak utuh. Namun, jika dijus kandungan seratnya akan hilang, hanya mendapat cairan dan vitamin. Padahal, serat dalam buah memberi banyak manfaat, seperti mempelancar saluran pencernaan, membantu mengikat lemak, dan membantu mengikat gula.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi, konsumsilah buah dalam jumlah yang dianjurkan dan saat yang tepat. (Majalah Intisari)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Bradikardia
Bradikardia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

Health
Gangguan Sendi Rahang

Gangguan Sendi Rahang

Penyakit
Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Health
Cacar Api

Cacar Api

Penyakit
7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

Health
Ptosis

Ptosis

Penyakit
9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Pergelangan Tangan Sakit yang Perlu Diwaspadai

Health
9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

9 Gejala Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Herpes Genital

Herpes Genital

Penyakit
Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Hubungan Anemia dan Gagal Jantung yang Penting Diketahui

Health
Sindrom Kompartemen

Sindrom Kompartemen

Penyakit
Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Menopause Dini pada Wanita Terjadi Pada Usia Berapa?

Health
Cacat Intelektual

Cacat Intelektual

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.