Kompas.com - 22/07/2016, 12:15 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Perokok wanita lebih mungkin mengalami pendarahan di otak, dibandingkan dengan perokok pria atau non-perokok, papar sebuah studi baru.

Hasil tersebut diterbitkan oleh para peneliti dari American Heart Association. Menunjukkan bahwa sementara merokok meningkatkan kemungkinan pendarahan otak untuk kedua jenis kelamin, wanita dianggap paling berisiko.

Pendarahan otak atau dikenal sebagai pendarahan subarachnoid, merupakan pendarahan ke daerah antara permukaan otak dan jaringan di bawahnya, dan menurut National Library AS dari Medicine, kondisi tersebut dapat mengakibatkan kejang, koma, dan akhirnya kematian.

Secara keseluruhan, para peneliti menemukan, perokok wanita lebih mungkin untuk mengembangkan pendarahan otak dibandingkan non-perokok, terlepas dari berapa banyak mereka merokok.

Namun, wanita yang melaporkan sebagai perokok berat—merokok 21 hingga 30 batang per hari—memiliki risiko terbesar. Wanita-wanita tersebut delapan kali lebih mungkin untuk mengalami perdarahan di otak.

Perokok pria memiliki risiko yang sama. Namun, studi ini menemukan bahwa pria yang merokok berat hanya tiga kali lebih mungkin untuk memiliki pendarahan otak dibandingkan non-perokok.

"Wanita memiliki faktor risiko independen untuk pendarahan subarachnoid," pemimpin penulis studi Dr Joni Valdemar Lindbohm, seorang dokter bedah saraf dan kesehatan masyarakat di University of Helsinki di Finlandia, mengatakan dalam sebuah rilis berita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tapi, kami menemukan bukti kuat bahwa peningkatan risiko tersebut dapat diperbesar oleh kebiasaan merokok."

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal American Heart Association tersebut menganalisis informasi kesehatan dari 65.521 orang dewasa yang dipilih secara acak antara tahun 1972 dan 2011.

Pendarahan otak kadang terjadi sebagai bagian dari stroke, menurut American Heart Association. Kabar baiknya adalah risiko tersebut dapat berkurang secara signifikan, bila perokok berhenti merokok. Setelah enam bulan, dengan peluang pendarahan otak yang hampir setara dengan non-perokok.

Para peneliti mencatat bahwa ada faktor lain yang menjadi pemicu pendarahan otak, seperti konsumsi alkohol, kolesterol tinggi, atau tekanan darah tinggi.

Namun, mereka menegaskan bahwa merokok merupakan faktor risiko terbesar untuk mengembangkan pendarahan tersebut.

"Tidak ada tingkat yang aman dari rokok," kata Lindbohm. "Tentu pilihan terbaiknya adalah tidak pernah memulai merokok. Berhenti merokok, bagaimanapun, dapat mengurangi risiko perdarahan subarachnoid pada kedua jenis kelamin."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Scleroderma

Scleroderma

Penyakit
Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Health
Spondylolisthesis

Spondylolisthesis

Penyakit
5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

Health
Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
Asam Urat

Asam Urat

Penyakit
Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Mengenal Indeks Glikemik pada Makanan dan Efeknya Pada Tubuh

Health
Nyeri Mata

Nyeri Mata

Penyakit
Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Tanda-Tanda Si Kecil Siap Memulai MPASI

Health
Kutil

Kutil

Penyakit
7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Faringitis yang Perlu Diwaspadai

Health
Amnesia

Amnesia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.