Kompas.com - 07/08/2016, 16:07 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Sebuah studi baru menunjukkan, kutu super atau kutu yang tahan terhadap obat kutu rambut yang dijual bebas, sedang mewabah dan menyebar luas di Amerika Serikat.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medical Entomologi, menemukan bahwa kutu super tahan terhadap obat kutu umum dengan kandungan piretroid, sehingga dengan mudah dan cepat menyebar di 48 negara bagian AS dalam waktu singkat.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit merekomendasikan orang dewasa untuk mengambil obat penghilang kutu seperti A-200, Pronto, R & C, Rid, Triple X dan Licide, yang semuanya mengandung pyrethrins dikombinasikan dengan piperonil butoksida.

Penelitian menyimpulkan bahwa kutu yang dikumpulkan dari 138 lokasi di AS memiliki resistensi AELLE frekuensi (RAF) sebanyak 98 persen yang artinya kutu tersebut mengandung sifat tahan obat yang disebut knockdown resistensi (KDR), menunjukkan perlawanan mereka terhadap piretroid.

"Bila terjadi pada anak-anak, saya menyarankan orang tua untuk berkonsultasi dengan dokter anak dan spesialis kulit anak sebelum mengambil obat kutu umum agar mendapat dosis dan penangan tepat," kata penulis studi Dr Kyong Yoon, seorang profesor ilmu biologi asisten di Southern Illinois University Edwardsville.

"Kutu dengan KDR pertama kali dilaporkan pada tahun 2000, dan sekarang kutu dengan ketahanan sifat tersebut ada di mana-mana di AS," kata Yoon.

"Peneliti perlu menerapkan strategi pengelolaan resistensi untuk menekan atau mencegah perkembangan kutu yang resistensi terhadap bahan kimia baru. Sebab kutu dapat dengan mudah menyebar ke negara lainnya, seperti nyamuk.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Fox News
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Angiosarkoma
Angiosarkoma
PENYAKIT
Perimenopause
Perimenopause
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

4 Tanda Awal Penyakit Hati yang Disebabkan oleh Alkohol

Health
Hiperparatiroidisme

Hiperparatiroidisme

Penyakit
5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

5 Makanan Sehat untuk Bantu Menghilangkan Stres

Health
Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Penyakit
3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

3 Perbedaan Gejala Demam Berdarah (DBD) dan Tipes

Health
Sakit Lutut

Sakit Lutut

Penyakit
3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

3 Cara Mudah Agar Kamu Bisa Tidur Nyenyak

Health
5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

5 Cara Atasi Sakit Punggung saat Hamil

Health
Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Stres Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi, Begini Alasannya

Health
Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Masturbasi saat Haid, Apakah Berbahaya?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.