Kompas.com - 07/08/2016, 21:16 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Orang dewasa yang memiliki sikap negatif tentang masa tua, lebih mungkin untuk mudah stres dan sakit-sakitan di kemudian hari, menurut sebuah studi baru.

"Penelitian menemukan, sikap yang lebih positif sangatlah bermanfaat di hari tua," kata penulis studi Jennifer Bellingtier, dari North Carolina State University di Raleigh.

"Orang-orang dengan sikap positif berisiko lebih rendah dirawat di rumah sakit dan cenderung hidup lebih lama," katanya kepada Reuters Health.

Para peneliti melibatkan 43 orang dewasa dengan usia di atas 40 tahun. Peserta diminta menjawab pertanyaan tentang bagaimana mereka menghadapi penuaan secara umum, seperti apakah merasa lebih atau kurang berguna ketimbang ketika mereka masih muda, serta apakah di usia yang semakin tua mereka lebih atau kurang bahagia.

Kemudian, setiap hari selama delapan hari, peserta juga diminta menyelesaikan kuesioner yang berisi pertanyaan tentang peristiwa stres dan emosi negatif seperti rasa takut, marah atau tertekan.

Seperti dilaporkan dalam jurnal The Jurnal of Gerontology, orang-orang dengan sikap yang lebih positif tentang penuaan umumnya cenderung melaporkan keadaan emosional yang konsisten di masa delapan hari, yaitu terlepas dari stres.

Tapi orang-orang dengan sikap yang lebih negatif, emosi cenderung berfluktuasi tergantung pada stres.

Untuk orang dewasa yang lebih tua, stres sering berpusat pada hubungan dengan keluarga atau teman-teman, sedangkan untuk orang yang lebih muda, stres lebih sering berhubungan dengan pekerjaan, kata Bellingtier.

Tanpa membedakan umur, hampir semua fungsi kardiovaskular cenderung lebih buruk pada orang dengan reaksi negatif terhadap stres, katanya.

"Penelitian ini menyajikan pandangan yang berbeda tentang penuaan," kata Bellingtier.

Bahkan, katanya, orang dewasa yang lebih tua sering merasa lebih bahagia dengan kehidupan mereka ketimbang orang yang berusia 20-an atau 30-an, mengingat pengalaman hidup membuat orang yang lebih tua memiliki waktu lebih lama untuk mengembangkan hubungan yang berarti dengan keluarga maupun teman.

Becca Levy dari Yale School of Public Health di New Haven, Connecticut, juga telah mempelajari pandangan ini, meskipun dia bukan bagian dari studi. Dia mengatakan kepada Reuters Health, bahwa stereotip negatif tentang usia tua dapat memperburuk pengalaman stres, sementara stereotip positif justru dapat menghalau stres.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

7 Gejala Kanker Usus dan Penyebabnya

Health
6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

6 Faktor Risiko Kanker Ovarium

Health
5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

5 Masalah Payudara Ibu Menyusui dan Cara Mengatasinya

Health
Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Singkat untuk Perawatan Bayi Baru Lahir

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

6 Cara Mencegah Kanker Usus yang Penting Dilakukan

Health
8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab BAB Keras dan Cara Mengatasinya

Health
Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Apakah Mata Belekan pada Bayi Normal?

Health
Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Kanker Payudara Stadium 1, Apa Bisa Sembuh?

Health
9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

9 Herbal Penghilang Rasa Sakit Alami

Health
10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

10 Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Health
Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi Bungsu?

Health
Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Ovarium dan Kanker Serviks

Health
Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Persiapan sampai Perawatan Pasca-operasi Gigi Bungsu

Health
11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

11 Penyebab Hipertensi dalam Kehamilan dan Cara Menurunkannya

Health
Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Kenali Apa itu Cacar Monyet, Asal-usul, dan Gejalanya

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.