Kompas.com - 10/08/2016, 20:07 WIB
|
EditorBestari Kumala Dewi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebiasaan makan sehat dan seimbang harus dilakukan sejak dini. Jika tidak, anak bisa menjadi obesitas atau kelebihan berat badan.

Dokter spesialis gizi klinik dari Rumah Sakit Eka Hospital BSD, Elia Indrianingsih mengatakan, penyebab anak obesitas pun sering kali karena mengikuti kebiasaan makan di keluarga. Misalnya, di rumah memang terbiasa disediakan banyak makanan yang manis-manis, termasuk camilannya.

Pola makan anak pun mengikuti hidangan yang disediakan. Contoh lainnya, orangtua sering mengajak anak makan junk food atau pergi ke mal hanya untuk makan malam.

"Jadi butuh peran serta keluarga. Ayah, ibu, keluarga, apakah kakek, nenek, dan lingkungannya," kata Elia di Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Sebaliknya, jika orangtua terbiasa makan sayur dan buah, serta selalu menyediakannya di rumah, anak pun bisa memiliki kebiasaan makan sehat yang sama.

Orangtua perlu menjadi contoh bagi anak untuk membentuk kebiasaan makan sehat. Anak bisa menjadi obesitas jika banyak camilan makanan manis, sehingga melebihi kebutuhan kalorinya. Selain itu, ditambah gaya hidup anak yang kurang aktif bergerak.

Elia mengatakan, banyak anak kini kurang gerak, karena lebih tertarik main gadget selama berjam-jam.

Meski anak gemuk terlihat menggemaskan, orangtua jangan membiarkan anak makan berlebihan yang menyebabkannya obesitas. Sebab, anak obesitas berisiko mengalami masalah kesehatan serius pada usia muda, seperti jantung, stroke, dan diabetes.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.