Kompas.com - 01/09/2016, 19:39 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Minuman bersoda dinilai tak baik untuk kesehatan dan membuat tubuh gemuk. Namun, penelitian baru menunjukkan bahwa efek jus buah kemasan tak beda jauh dengan minuman bersoda.

Walau tak semua, kebanyakan jus kemasan tidak seperti yang kita pikirkan. Jangan biarkan kata "buah” dalam jus kemasan diartikan sebagai sesuatu yang alami dan benar-benar sehat.

Label seperti "100% murni" dan "bukan dari konsentrat" yang terpampang di kemasan jus buah, belum tentu benar-benar akurat. Pasalnya, proses untuk membuat jus buah kemasan memerlukan bahan seperti rasa, pewarna, bahkan pemanis buatan.

Lebih dari itu, jus buah kemasan umumnya mengandung banyak gula dan kalori ketimbang sekaleng soda.

Beberapa dari Anda mungkin bertanya: tapi buah mengandung gula fruktosa, gula yang lebih alami, sehingga bukankah lebih sehat?

Jawabannya, ketika jus buah yang Anda minum minim serat, maka tubuh akan mengalami lonjakan fruktosa yang akhirnya berdampak buruk pada kesehatan. Fruktosa akan “membanjiri” hati, kemudian gula darah dan insulin meningkat.

Dr Mark Hydman, dokter sekaligus penulis buku kesehatan ternama di Amerika menjelaskan, fruktosa dari buah segarlah yang terbilang sehat—bukan jus kemasan, karena jumlah fruktosa dalam buah segar jauh lebih rendah daripada di minuman manis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, efek metabolik akibat fruktosa dapat berkurang karena adanya asupan serat, vitamin, mineral, fitonutrien, dan antioksidan membantu memperlambat penyerapan dan meningkatkan metabolisme. Manfaat itu tak akan didapatkan dalam jus buah kemasan.

Juga, kandungan gula dalam jus buah kemasan tidak selalu dari fruktosa alami. Kebanyakan jus kemasan membutuhkan tambahan gula.

Jus buah yang penuh dengan gula, juga dapat menyebabkan penyakit yang mirip dengan soda jika dikonsumsi secara berlebihan, seperti obesitas, diabetes tipe 2, dan kerusakan gigi.

Dan karena minuman gula tidak membuat kenyang, maka tubuh akan meminta tambahan kalori dengan membuat kita makan lebih banyak. Alhasil, kalori yang masuk ke tubuh berlipat ganda.

 


Sumber MSN.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Health
Payudara Bengkak

Payudara Bengkak

Penyakit
7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

Health
Punggung Panas

Punggung Panas

Penyakit
Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Health
Gangguan Penyimpanan Lisosom

Gangguan Penyimpanan Lisosom

Penyakit
3 Pengaruh PCOS dalam Kehidupan Wanita

3 Pengaruh PCOS dalam Kehidupan Wanita

Health
Pusar Bau

Pusar Bau

Penyakit
4 Perbedaan Vitamin D2 dan Vitamin D3 yang Penting Diketahui

4 Perbedaan Vitamin D2 dan Vitamin D3 yang Penting Diketahui

Health
Kuku Kaki Bergelombang

Kuku Kaki Bergelombang

Penyakit
9 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi untuk Dihindari Saat Diet

9 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi untuk Dihindari Saat Diet

Health
Mengenal Apa Itu PCOS dan Gejalanya, Wanita Wajib Tahu

Mengenal Apa Itu PCOS dan Gejalanya, Wanita Wajib Tahu

Health
9 Jenis Asam Amino Esensial dan Fungsinya untuk Tubuh

9 Jenis Asam Amino Esensial dan Fungsinya untuk Tubuh

Health
Infeksi Virus

Infeksi Virus

Penyakit
8 Sayuran yang Mengandung Protein Tinggi

8 Sayuran yang Mengandung Protein Tinggi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.