Kompas.com - 11/10/2016, 15:00 WIB
ilustrasi SHUTTERSTOCKilustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com -Kehadiran gawai memang memudahkan banyak hal, tetapi sayangnya kita menjadi sangat bergantung dengan benda canggih ini sampai-sampai perhatian kita pada hal penting dalam hidup menjadi terpecah. Kehidupan seksual salah satu yang sering dikorbankan.

Berdasarkan survei The National Survey of Sexual Attitudes and Lifestyles, mereka yang hidup di kelilingi dunia digital lebih sedikit melakukan hubungan seks dibanding orang-orang yang hidup di era 20 tahun lalu.

Andrew Przybylski, seorang psikolog dari Oxford Internet Institute menilai, kecanduan gadget membuat pasangan suami istri tak lagi sering bertatap muka dan tidak memiliki kualitas tidur yang baik. Mereka akan menjadi sibuk satu sama lain.

Rasanya, Anda perlu komitmen untuk tidak sering-sering mengecek smartphone sebelum tidur dan meletakkannya jauh dari tempat tidr.

Sekarang, coba Anda intropspeksi diri, apakah terus-menerus memeriksa smartphone seharian? Apakah muncul rasa cemas jika ponsel pintar Anda mulai kehabisan baterai? Apakah Anda takut kehilangan sesuatu jika tidak dapat mengakses media sosial? Jika jawabannya iya, maka Anda kemungkinan besar sudah kecanduan gadget.

Menurut para ahli, seperti dikutip dari Mirror.co.uk, berlebihan menggunakan smartphone juga bisa mengganggu kesehatan mental karena bisa meningkatkan hormon kortisol atau stres.

Penggunaan smartphone yang berlebihan membuat perhatian mudah teralihkan. Pada akhirnya, bisa menurunkan produktivitas, memori, hingga memperburuk suasana hati.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agar tidak mengganggu, gunakanlah gawai hanya ketika dibutuhkan. Misalnya hanya memeriksanya sesekali waktu saja. Jika sudah mulai kecanduan membuka media sosial atau aplikasi tertentu yang tidak menghasilkan manfaat, Anda bisa segera menghapus aplikasi tersebut dari ponsel. Bila perlu, terapkan puasa digital secara berkala.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroid Rahim

Fibroid Rahim

Penyakit
4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

4 Cara Meningkatkan Hemoglobin dalam Darah

Health
Nyeri Panggul

Nyeri Panggul

Penyakit
7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

7 Cara Mengobati Prostatitis dengan Obat, Perawatan Medis, dan Alami

Health
Nyeri Dada

Nyeri Dada

Penyakit
17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

17 Penyebab Sel Darah Putih Tinggi, Bisa Tanda Infeksi sampai Kanker

Health
Hernia Hiatus

Hernia Hiatus

Penyakit
Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.