Kompas.com - 05/12/2016, 12:36 WIB
Ilustrasi | Shutterstock Ilustrasi | ShutterstockIlustrasi | Shutterstock
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Penelitian terbaru dari University of Texas belakangan ini menunjukkan adanya risiko peningkatan kanker kolorektal atau usus besar pada usia muda.

Kanker terjadi karena tumbuh sel-sel abnormal pada lapisan usus besar. Dalam beberapa kasus, kanker juga bermula dari pertumbuhan polip di usus.

Jika polip tidak segera dihilangkan, bisa saja berkembamg menjadi kanker. Sayangnya, penyakit ini sering kali terlambat diketahui, karena tidak ada peringatan dini atau tanda-tanda awal munculnya kanker usus besar.

Seperti dikutip dari WebMD, gejala biasanya muncul ketika tumor sudah lebih besar. Penanganan penyakit pun biasanya akan lebih sulit ketimbang jika kanker ditemukan lebih awal.

Adapun, gejalanya antara lain, rasa nyeri di perut, buang air besar berdarah, sembelit maupun diare, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas hingga kelelahan.

Para dokter mengingatkan untuk rutin periksa kesehatan usus, utamanya jika sudah berusia di atas 50 tahun. Pemeriksaan umumnya dengan kolonoskopi. Terlebih lagi jika memiliki berbagai faktor risiko.

Ada faktor risiko yang tidak bisa diubah, yaitu usia dan riwayat keluarga. Sementara itu, faktor risiko kanker usus besar yang berkaitan dengan gaya hidup, seperti sering konsumsi daging merah yang diproses atau yang dimasak dengan temperatur tinggi, obesitas karena terlalu banyak asupan lemak, jarang olahraga, merokok, hingga konsumsi alkohol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk mencegah kanker usus besar, mulailah dengan pola makan bergizi seimbang. American Cancer Society mengingatkan untuk perbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan daripada makanan yang tinggi lemak.

Pasalnya, pola makan sehat dan rajin olahraga dapat mencegah hingga 45 persen terjadinya kanker usus besar. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

11 Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Baik Diperhatikan

Health
8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

8 Penyebab Selangkangan Hitam, Bisa Terkait Penyakit

Health
3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

3 Gejala Ejakulasi Dini yang Perlu Diperhatikan

Health
Penis Gatal

Penis Gatal

Penyakit
9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

9 Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai

Health
Premenstrual Syndrome (PMS)

Premenstrual Syndrome (PMS)

Penyakit
Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Vitiligo pada Bayi, Kenali Penyebab dan Cara Menyembuhkannya

Health
Gangguan Pendengaran

Gangguan Pendengaran

Penyakit
Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Apakah Flu Penyakit yang Berbahaya?

Health
Fenilketonuria

Fenilketonuria

Penyakit
Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Apakah Demam Berdarah (DBD) Menular?

Health
Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis Gravidarum

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.