Kompas.com - 07/02/2017, 16:05 WIB
Akibat pertumbuhan fibroid (tumor jinak dalam rahim) wanita ini tampak seperi sedang hamil. Caters News AgencyAkibat pertumbuhan fibroid (tumor jinak dalam rahim) wanita ini tampak seperi sedang hamil.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Maria Christofi (42), seorang wanita asal London tak pernah membayangkan akan memiliki perut buncit seperti sedang hamil. Buncitnya perut Maria itu akibat terdapat tumor di dalam rahimnya.

Maria didiagnosis fibroid, yaitu pertumbuhan tumor jinak di dalam rahim. Saat pertama kali didiagnosis tahun 2007, tumor jinak tersebut sudah sebesar 5 cm. Namun, saat itu Maria menolak menjalani operasi pembedahan untuk mengangkat tumor dari dalam rahimnya.

Maria menempuh pengobatan alami, yaitu dengan konsumsi obat-obatan herbal, akupuntur, dan aktivitas fisik untuk mengurangi rasa sakitnya. Akan tetapi, pengobatan alami itu tak membuahkan hasil. Dari tahun ke tahun, tumor jinak tersebut malah semakin membesar.

Tahun 2016, tumornya sudah sebesar 17 cm sehingga membuat ia seperti wanita sedang hamil 28 minggu. Memang banyak orang yang mengira Maria sedang hamil dan menanyakan hari kelahiran bayinya.

Maria pun akhirnya memutuskan untuk operasi. Operasi berhasil mengeluarkan tumor jinak dengan berat 2,7 kg.

"Saya sudah lega sekarang tidak ada lagi benjolan itu," kata Maria.

Sekitar 1 dari 3 wanita diperkirakan mengalami fibroid. Umumnya terjadi pada wanita berusia antara 30-35- tahun. Fibroid lebih berisiko terjadi pada wanita yang obesitas atau kelebihan berat badan.

Gejala fibroid antara lain, sakit perut, kembung, rasa tidak nyaman di perut, sakit di punggung bawah, hingga sering buang air kecil dan sembelit. Bisa juga menyebabkan rasa tidak nyaman saat berhubungan seksual.

Dalam beberapa kasus, fibroid bisa dapat menyebabkan anemia karena kekurangan zat besi, kelelahan, lesu, dan sesak napas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Dailymail

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Manfaat Makan Kacang Tanah untuk Penderita Diabetes

Health
Cacat Septum Ventrikel

Cacat Septum Ventrikel

Penyakit
Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Makanan yang Harus Dihindari setelah Alami Keracunan Makanan

Health
Limfoma Sel Mantel

Limfoma Sel Mantel

Penyakit
Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Cara Hilangkan Kutu Rambut dengan Minyak Kelapa

Health
Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Pahami Pemicu dan Cara Mencegah Selulit

Health
Hidradenitis Supurativa

Hidradenitis Supurativa

Penyakit
Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Susu Almond vs Susu Kedelai, Mana yang Lebih Sehat?

Health
Sistokel

Sistokel

Penyakit
Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Nyeri Dada sampai ke Punggung Gejala Penyakit Apa?

Health
Dystocia

Dystocia

Penyakit
9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

9 Obat Batuk Alami yang Ampuh dan Praktis Dijajal di Rumah

Health
Hematuria

Hematuria

Penyakit
10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

10 Sayuran yang Mengandung Antioksidan Tinggi

Health
Mononukleosis

Mononukleosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.