Kompas.com - 10/03/2017, 10:05 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Partikel polusi udara dinilai dapat menembus paru-paru, termasuk otak dan testis. Hal ini berpotensi menimbulkan kerusakan kesehatan di masa datang.

Penelitian baru yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 (OFAs) yang ditemukan dalam minyak ikan, dapat mencegah dan mengobati peradangan dan stres oksidatif yang disebabkan oleh polusi udara.

OFAs dapat mengurangi efek membahayakan polusi udara hingga 30-50%, papar peneliti.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, polusi udara di seluruh dunia telah meningkat pada level yang mengkhawatirkan, dengan hampir semua kota di negara-negara memiliki kualitas udara yang buruk.

Kualitas udara buruk telah lama dikaitkan dengan penyakit paru-paru, jantung dan stroke. Tetapi, para peneliti kini menemukan kaitan terhadap masalah otak seperti demensia, penyakit mental dan mengurangi kecerdasan, termasuk diabetes, penyakit ginjal dan kelahiran prematur.

Dr Jing Kang, di Rumah Sakit Umum Massachusetts, bagian dari Harvard Medical School di Amerika Serikat, yang memimpin penelitian mengatakan, "Perubahan patologis sangat penting karena merupakan mekanisme fundamental penyakit kronis umum yang kita miliki saat ini.”

“Kami merasa dapat mengantisipasi hal-hal yang sama [yang terjadi pada tikus] akan terjadi pada manusia, karena banyak penyakit inflamasi lainnya pada manusia yang dapat diobati dengan OFAs. Kami sangat yakin OFAs dapat melakukan perubahan kesehatan yang sangat baik," tambahnya.

Tim peneliti merekomendasikan mengonsumsi OFAs untuk melawan masalah polusi udara. OFAs tidak seperti obat, tapi memiliki nutrisi dengan begitu banyak manfaat.

Kang mengatakan, 2-4 gram per hari merupakan dosis tepat bagi manusia. Sebuah uji coba pada manusia tahun 2012 juga menyebutkan bahwa, OFAs menawarkan perlindungan terhadap efek buruk dari polusi udara dan US Environmental Protection Agency kini memulai percobaan yang lebih besar.

Dua sampai empat gram OFAs sendiri kira-kira setara dengan dua porsi atau 85 gram ikan berlemak seperti salmon setiap hari.

Tetapi untuk melindungi anak-anak dan wanita hamil dari risiko merkuri dan polutan lainnya pada ikan, konsumsi ikan cukup 3 porsi seminggu, ditambah dengan suplemen yang telah direkomendasikan dokter.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X