Kompas.com - 21/03/2017, 06:19 WIB
Ilustrasi tes air liur THINKSTOCK.COMIlustrasi tes air liur
|
EditorSri Noviyanti


KOMPAS.com
– Anggapan kanker sebagai penyakit menakutkan memang terbukti adanya. Berbagai laporan dari organisasi kesehatan menunjukkan kalau penyakit ini masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia.

Merujuk data situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang diperbarui pada Februari 2017, kanker adalah penyebab kematian manusia terbesar kedua di dunia. Pada 2015, misalnya, sebanyak 8,8 juta orang meninggal akibat penyakit tersebut.

Padahal, seseorang yang berisiko terkena penyakit itu bisa terselamatkan bila terdeteksi sejak dini. Terlebih lagi, perkembangan ilmu kedokteran terbaru menyebutkan tes air liur sudah bisa mendeteksi risiko kanker.

“Satu kali tes air liur memungkinkan bisa mendeteksi dini lebih dari satu jenis kanker secara bersamaan,” papar David Wong, peneliti dari Universitas Los Angeles (UCLA), seperti dimuat dailymail, Minggu (14/2/2016).

Wong dan para peneliti dari UCLA telah meneliti bahwa di dalam air liur terdapat jejak asam ribonukleat (RNA) dari sel-sel kanker. RNA adalah molekul yang berperan penting dalam transkripsi asam deoksiribonukleat (DNA), yaitu asam nukleat yang mencatat semua informasi genetik dan biologis seseorang.

Hebatnya lagi, lanjut dia, hanya butuh waktu 10 menit untuk mengetahui hasil tes air liur ini, berbeda dengan tes darah di laboratorium yang kadang memakan waktu berhari-hari untuk tahu hasilnya.

Nantinya, lanjut Wong, tes dengan sebutan liquid biopsy itu dapat dengan mudah diakses banyak orang. Pasien bisa datang ke dokter gigi atau apotek, dan bahkan bisa melakukannya sendiri di rumah. Biaya yang dibutuhkan untuk sekali tes pun tak lebih dari 15 poundsterling, setara sekitar Rp 248.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diperkirakan, layanan liquid biospy sudah akan tersedia untuk publik pada akhir dekade ini. Sebagai langkah awal, Wong menguji coba metode tersebut ke pasien kanker paru-paru di China.

Di Indonesia, muncul pula upaya untuk memunculkan metode pengujian kanker yang cepat tanpa harus tes darah. Delapan mahasiswa dari International Institute for Life Science (i3L) ada di dalam deretan kelompok perintisnya.

Adalah Austin, Josanda, Hillary, Sandar, Patricia, Azizah, Juan, dan Daniel, yang membuat rancangan bisnis untuk membuka layanan tes genetik dengan air liur. Mereka mengaku terinspirasi oleh artis Hollywood Angelina Jolie.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Apakah Penyakit Tipes Bisa Menyebabkan Kematian?

Health
Enteritis

Enteritis

Penyakit
9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

9 Penyebab Infeksi Liver yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengi

Mengi

Penyakit
Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Berapa Kadar Kolesterol Normal Berdasarkan Usia?

Health
Alkalosis

Alkalosis

Penyakit
Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Tak Bisa Disepelekan, Kenali Penyebab Batuk Kering pada Anak

Health
Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Apakah Masturbasi Memengaruhi Siklus Haid?

Health
Fisura Ani

Fisura Ani

Penyakit
Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Bahaya Tekanan Darah Tinggi dan Cara Mencegahnya

Health
Perimenopause

Perimenopause

Penyakit
Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Cara Mengatasi Ruam karena Pemakaian Popok Dewasa

Health
Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Gangguan Depersonalisasi-Derealisasi (DPDR)

Penyakit
Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Cara Mengatasi Kaki Bengkak selama Kehamilan

Health
Angiosarkoma

Angiosarkoma

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.