Kompas.com - 17/12/2019, 17:00 WIB
Ilustrasi mata iritasi Shutterstock.comIlustrasi mata iritasi

Cucilah tangan dengan sabun dan air hangat. Selanjutnya, lepaskan lensa kontak jika ada yang sedang dipakai.

Setelah itu, bisa mulai bilas mata hingga 15 menit dengan air hangat.

Anda bisa menghentikan gerakan di setiap beberapa menit untuk melihat apakah mata sudah kembali normal.

Ada beberapa cara untuk melakukan lankah pembersihan ini:

  • Berdiri di kamar mandi, dan biarkan air hangat mengalir ke dahi dan ke mata Anda. Jangan memiringkan kepala ke belakang, dan usahakan agar mata Anda tetap terbuka untuk waktu yang lama.
  • Tekuk wastafel dan nyalakan keran. Jaga area mata di bawah air yang mengalir sambil memiringkan kepala ke samping, sehingga air hangat dapat mengalir ke mata Anda.
  • Membungkuk di atas bak cuci. Gunakan kendi atau segelas air hangat untuk menuangkan ke mata secara perlahan, dengan kepala Anda dimiringkan ke satu sisi. Jangan memiringkan kepala Anda ke belakang.
  • Isi panci dengan air dan celupkan wajah Anda ke dalam air sambil berkedip.
  • Jika Anda membantu anak menyiram mata mereka yang terkena iritasi atau kotoran, pegang kelopak matanya dengan lembut sementara air mengeluarkan kotoran. Tetap tenang agar anak ikut tenang.

2. Perhatikan yang masuk ke mata Anda

Cara terbaik membersihkan mata harus disesuaikan dengan apa yang masuk ke dalam organ vital tersebut.

Baca juga: 6 Cara Mengatasi Mata Kering

Melansir dari Healthline (17/12/2019), jika cairan kimia, seperti pembersih rumah yang terciprat ke mata, Anda mesti memeriksa label untuk instruksi keselamatan.

Biasanya Anda akan diperintahkan untuk menyiram mata dengan air hangat.

Jika tidak ada label, bilas mata dengan air selama sekitar 15 menit. Jika belum teratasi, segeralah cari bantuan medis.

3. Gunakan tisu bersih

Jika yang masuk ke mata adalah partikel pasir, kotoran, atau zat kecil lainnya, Anda dapat Anda dapat mencoba menghilangkannya tanpa pembilasan.

Dalam hal ini, Anda bisa memanfaatkan alat lembut dan bersih seperti tisu.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Urtikaria
Urtikaria
PENYAKIT
Rhinitis
Rhinitis
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.