Kompas.com - 18/12/2019, 06:00 WIB
Tantri Kotak saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019). KOMPAS.com/IRA GITATantri Kotak saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2019).

KOMPAS.com - Infeksi toksoplasma merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai ibu hamil.

Vokalis band Kotak, Tantri Syailindri, punya pengalaman didiagnosis mengidap toksoplasma pada awal kehamilannya saat mengandung anak kedua.

Setelah menjalani perawatan dan terapi di Singapura, perempuan yang tengah hamil tujuh bulan ini dinyatakan bebas toksoplasma.

Melansir Kompas.com, Tantri KotaK terinfeksi toksoplasma karena kurang menjaga kebersihan makanan selama hamil.

"Aku kan termasuk orang yang jorok dalam hal makanan ya. Kayak lalapan. Apa itu udah dicuci bersih atau belum," kata Tantri saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019).

Tantri membagikan kiatnya bagi ibu hamil agar kehamilannya lancar dan terbebas dari toksoplasma.

"Lebih hati-hati. Jadi, kalau bisa makan di rumah, ya lebih baik di rumah," ujar Tantri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kiat Tantri KotaK agar Tak Terinfeksi Toksoplasma Lagi

Belajar dari Tantri yang terkena penyakit ini bukan dari kotoran kucing, melainkan dari faktor makanan, ada beberapa hal yang bisa ibu hamil lakukan untuk mencegah toksoplasma.

Melansir Healthline, berikut tujuh cara sederhana bagi para ibu hamil agar terbebas dari toksoplasma:

1. Masak bahan makanan sampai batas suhu aman dari patogen

Jangan hanya mengandalkan warna sebagai indikator bahan makanan sudah aman dikonsumsi. Bila perlu, gunakan termometer.

Potongan daging (tidak termasuk unggas) setidaknya dimasak sampai suhu bagian paling tebalnya berada di suhu 63 derajat Celcius.

Setelah matang, istirahatkan daging di oven atau atas kompor selama tiga menit. Tujuannya untuk menjaga suhu konstan dan melanjutkan proses melenyapkan patogen.

Untuk daging giling (tidak termasuk unggas), masak sampai 71 derajat Celcius. Daging giling tidak perlu diistirahatkan seperti daging potongan.

Sedangkan untuk unggas (potongan utuh dan digiling), masak hingga suhu bagian daging paling dalam mencapai 74 derajat Celcius. Seperti daging giling, proses pemasakan unggas juga tidak perlu diistirahatkan.

2. Cuci dan kupas buah dan sayur

Biasakan mengonsumsi buah dan sayur-sayuran yang higienis. Cuci seluruh buah dan sayur dengan air mengalir.

Bila perlu, kupas buah dan sayur-sayuran. Perhatikan juga alat untuk mengupas juga harus bersih.

Baca juga: Tantri KotaK Mengaku Sembuh Toksoplasma Tanpa Obat Dokter

3. Hindari makanan laut mentah

Tiram, remis, atau makanan laut bercangkang lain yang masih mentah kemungkinan terkontaminasi parasit toksoplasma yang tersapu ke laut.

Sebisa mungkin makan makanan laut yang dimasak dengan matang. Hindari juga makanan laut setengah matang.

4. Hindari susu kambing yang tidak dipasteurisasi

Susu segar, terutama susu kambing, yang belum dipasteurisasi juga rentan terinfeksi toksoplasma.

5. Cuci peralatan makan dan masak

Biasakan untuk menjaga kebersihan talenan, piring, sampai tempat menyimpan piring dan gelas.

6. Rajin cuci tangan

Ibu hamil perlu rajin-rajin mencuci tangan dengan sabun. Terutama setelah bersentuhan dengan daging merah, unggas, makanan laut, buah, atau sayuran segar.

7. Gunakan sarung tangan saat berkebun

Saat berkebun atau kontak dengan tanah serta pasir, usahakan ibu hamil menggunakan sarung tangan.

Tujuannya agar tidak terkontaminasi dengan kotoran kucing yang mengandung toksoplasma.

Setelah itu, jangan lupa cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah berkebun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
Infeksi Payudara

Infeksi Payudara

Penyakit
Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Health
Sindrom Brugada

Sindrom Brugada

Penyakit
8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

Health
Lichen Planus

Lichen Planus

Penyakit
Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Kok Bisa Hasil Test Pack Keliru?

Health
Bercak Mongol

Bercak Mongol

Penyakit
Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Amankah Melakukan Vaksinasi Flu saat Sedang Sakit?

Health
Floaters

Floaters

Penyakit
Mengapa Kolesterol Tinggi Dapat Menyebarkan Sel Kanker?

Mengapa Kolesterol Tinggi Dapat Menyebarkan Sel Kanker?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.