Kompas.com - 19/12/2019, 06:00 WIB
Ilustrasi merawat orang tua ShutterstockIlustrasi merawat orang tua

KOMPAS.com - Tugas merawat atau mendampingi keluarga yang sakit acapkali menguras waktu, emosi, dan energi.

Terlebih jika Anda masih punya tanggung jawab merawat anak atau mengurus pekerjaan.

Peran ganda tersebut membuat kita tidak leluasa untuk bersantai dan minim waktu istirahat.

Rutinitas mendampingi anggota keluarga saat sakit kronis, orang sepuh, atau penyandang disabilitas yang tidak bisa mandiri ini bisa jadi sangat melelahkan fisik dan mental.

Kelelahan semacam ini terasa wajar, tapi sering terabaikan. Stres menjadi family caregiver atau pendamping anggota keluarga yang sedang sakit baru mendapat perhatian ketika sudah tak bisa lagi ditangani oleh diri sendiri.

Seperti kasus yang terjadi baru-baru ini.

Melansir Kompas.com, Rabu (18/12/2019), beberapa hari belakangan, beredar video seorang istri memukuli suami penderita stroke.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Istri Pukul Suami Penderita Stroke, Waspada Gejala "Caregiver Burnout"
Orang yang mendampingi keluarga yang sakit rentan terkena stres sampai frustrasi. Kenali dan waspadai gejalanya.
Bagikan artikel ini melalui

Dalam video berdurasi dua menit 24 detik tersebut, perempuan tersebut mengeluhkan kondisi suaminya. Setelah itu, ia memukulinya dengan tongkat.

Sang suami tampak menjerit. Tapi karena penyakitnya diduga stroke, reaksi yang terlihat hanya menggumam tak jelas.

Kasus tersebut kini ditangani pihak kepolisian. Perempuan tersebut diobservasi di Rumah Sakit Jiwa di Grogol.

Baca juga: Viral Wanita Aniaya Pria Tua yang Derita Stroke, Polisi: Diduga Gangguan Jiwa

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Malnutrisi
Malnutrisi
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Pertama

11 Tahap Perkembangan Janin pada Trimester Pertama

Health
Lidah Perih

Lidah Perih

Penyakit
15 Gejala Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Pendarahan Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Kram Perut

Kram Perut

Penyakit
Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Tidak Mengalami KIPI, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Bekerja?

Health
Malnutrisi

Malnutrisi

Penyakit
Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Penyebab Nyeri Dada pada Wanita yang Harus Diwaspadai

Health
Anosmia

Anosmia

Penyakit
Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cuka Apel

Health
Pantat Pegal

Pantat Pegal

Penyakit
12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.