Kompas.com - 26/12/2019, 06:02 WIB

Ditambah lagi, hingga saat ini belum ada bukti yang kuat bahwa manusia dapat terinfeksi dari kelelawar yang mengandung virus corona.

Baca juga: Pesan Kurma Timur Tengah Membawa Virus Corona Hoaks, Jangan Percaya

2. Paracetamol mengandung virus mematikan

Masih di bulan Mei 2019, muncul isu yang menyebut bahwa obat paracetamol mengandung virus mematikan.

Isu ini muncul melalui media sosial Facebook. Narasi yang beredar menyebut, obat paracetamol P-500 mengandung virus Machupo.

Pesan ini juga disertai dengan foto dua orang yang mengalami bintik-bintik di sekujur tubuh mereka.

Menanggapi hal ini, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito membantahnya.

"Isu tersebut adalah hoaks. Badan POM tidak pernah menemukan hal-hal seperti yang diisukan tersebut, termasuk kandungan virus Machupo dalam produk obat," kata Penny kepada Kompas.com, Kamis (24/5/2019) pagi.

"Sampai saat ini Badan POM tidak pernah menerima laporan kredibel yang mendukung klaim bahwa virus Machupo telah ditemukan dalam produk obat parasetamol atau produk obat lainnya," ujar Penny.

Penny juga menjelaskan, penyebaran virus Machupo dapat melalui udara, makanan, atau kontak langsung.

Lebih jauh, virus Machupo dapat bersumber dari air liur, urine, atau feses hewan pengerat yang terinfeksi dan menjadi pembawa (reservoir).

Baca juga: [HOAKS] Obat Paracetamol Mengandung Virus Mematikan

3. Air kelapa bisa sembuhkan batu ginjal

Sekitar bulan Oktober lalu, muncul pesan berantai di aplikasi perpesanan WhatsApp yang menyebut khasiat air kelapa.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.