Sakit Pinggang saat Bercinta Bisa Jadi Tanda Penyakit Kelamin, Ini Cara Mengatasinya

Kompas.com - 03/01/2020, 21:03 WIB
Ilustrasi seks AntonioGuillemIlustrasi seks

KOMPAS.com - Seks yang harusnya menjadi kegiatan menyenangkan bagi suami-istri, bisa saja berubah menjadi petaka saat nyeri pinggang melanda.

Nyeri pinggang karena bercinta tidak bisa kita sepelehkan. Pasalnya, hal ini bisa membuat gairah seks menurun yang mengganggu keharmonisan rumah tangga.

Ahli ortopedi dari American Academy Michael R Marsk mengatakan, mereka yang mengalami sakit pinggang saat bercinta harus mendiskusikan hal tersebut dengan pasangan dan segera mencari bantuan ahli.

"Masalah seksual terkait dengan sakit punggung sebenarnya banyak terjadi namun orang-orang tak mau mengakuinya," kata Marks.

Sakit pinggang karena aktivitas seksual, kata Marks, harus segera mendapatkan penanganan demi kualitas hubungan.

Baca juga: Jangan Disepelekan, Tak Semua Sakit Pinggang Boleh Dipijat

Bisa jadi tanda penyakit kelamin

Ada banyak hal yang menyebabkan seseorang mengalami sakit punggung usai bercinta, mulai dari masalah psikologis hingga penyakit tertentu.

Berikut faktor-faktor yang bisa membuat seseorang mengalami sakit pinggang usai bercinta:

  • Posisi yang keliru
  • Gaya hidup merokok
  • Obesitas
  • Masalah mekanis dan cedera jaringan lunak
  • Kompresi akar saraf
  • Gerakan sendi tulang belakang yang tidak tepat.
  • Postur tubuh yang buruk
  • Elastisitas otot yang buruk
  • Energi yang melemah

Melansir Hello Sehat, sakit pinggang saat seks juga bisa menjadi pertanda penyakit kelamin, seperti gonore, herpes genital, klamidia, trikomoniasis, atau infeksi jamur.

Hal tersebut juga bisa disebabkan karena adanya masalah pada alat kelamin seperti vaginismus atau parafimosis.

Vaginismus merupakan mengejangnya otot-otot dinging vagina yang membuat penetarsi terasa menyakitkan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X