Kompas.com - 08/01/2020, 13:00 WIB

5. Bedah laparoskopi

Operasi dilakukan dengan menggunakan laparoskop untuk melihat bagian dalam tubuh tanpa membuat sayatan besar.

Sebagai gantinya, beberapa sayatan kecil dibuat dan kamera kecil dan alat bedah dimasukkan ke dalam tubuh.

Setelah itu, dokter bedah mengawasi monitor yang memproyeksikan apa yang dilihat kamera di dalam tubuh pasien.

Baca juga: Operasi Kanker Ginjal Vidi Aldiano Berjalan Lancar

6. Pembedahan robotik

Dalam pembedahan robotik, ahli bedah duduk jauh dari meja operasi dan menonton layar yang memproyeksikan gambar 3-D dari daerah yang sedang dioperasikan.

Dokter bedah menggunakan kontrol tangan yang memberi tahu robot cara melakukan manuver alat bedah untuk melakukan operasi. Bedah robotik membantu ahli bedah beroperasi di daerah yang sulit dijangkau.

7. Endoskopi transluminal orifisum alami

Jensi operasi ini merupakan teknik bedah eksperimental di mana operasi abdominal tanpa memotong kulit.

Sebagai gantinya, operasi dapat dilakukan dengan endoskopi yang melewati lubang tubuh alami, seperti mulut, dubur atau vagina.

Risiko

Meskipun sains dan teknologi medis telah membuat operasi sebagai pilihan perawatan yang aman dan andal, selalu ada potensi risiko dan efek samping.

Risiko bisa terjadi selama masa operasi atau setelah operasi. Risiko selama masa operasi bisa berupa terjadinya kerusakan organ-organ dalam tubuh,
kehilangan darah dan reaksi penolakan obat.

Sementara itu, risiko yang bisa terjadi setelah masa operasi antara lain:

  • Rasa sakit atau tidak nyaman. Hal ini bisa diatasi dengan obat-obatan dan bantuan tim perawatan kanker.
  • Infeksi
  • Penyakit lain, seperti pneumonia
  • Kehilangan atau penggupalan darah

Oleh karena itu, sebelum menjalani prosedur operasi kita harus mendiskusikannya dengan dokter dan memikirkan dengan baik kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.