Kompas.com - 09/01/2020, 21:00 WIB
Ilustrasi buah mangga AnnaPustynnikovaIlustrasi buah mangga

KOMPAS.com - Buah mangga muda kerap jadi incaran mengidam para ibu hamil.

Merujuk Kalender Musim Buah Indonesia, buah ini gampang ditemui sepanjang April sampai November.

Terkadang, ada ibu hamil yang mendambakan mangga muda di luar musim buahnya.

Hal itu tak jarang menimbulkan kerepotan tersendiri bagi sang suami. Sekaligus jadi bonus cerita kehamilan yang bisa dikenang.

Kenapa ibu hamil ngidam?

Di balik ngidam para ibu hamil seperti ingin makanan tertentu atau mangga muda, terdapat alasan medis yang melatarinya.

Andrei Rebarber, MD dari Divisi Kedokteran Ibu-Janin di NYU Medical Center di New York, AS menjelaskan, mengidam merupakan sinyal yang dikirimkan tubuh ke otak.

Rebarber menyampaikan saat ibu hamil meminta burger keju atau kentang goreng, boleh jadi tubuh perempuan tersebut sedang membutuhkan protein, natrium, atau kalium.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bukan berarti tubuh benar-benar butuh makanan spesifik yang diidamkan itu. Tapi kandungan di dalamnya," jelasnya, seperti dilansir Web MD.

Baca juga: Penjelasan Ilmiah Mengapa Kita Sering Ngidam Saat PMS

Sejumlah ahli juga menyebut, dalam kondisi normal indra perasa kita berperan untuk menerjemahkan kebutuhan tubuh.

Selama kehamilan, hormon turut memengaruhi indra perasa dan penciuman ibu hamil.

Kondisi tersebut yang terkadang membuat ibu hamil jadi emoh makan atau minum asupan tertentu.

"Biasanya terjadi di kehamilan awal saat ibu hamil mengalami mual atau muntah pada pagi hari," katanya.

Menurut Rebarber, kebanyakan ibu hamil ngidam asupan manis, pedas, asin, atau asam seperti mangga muda.

Manfaat ngidam buah seperti mangga saat hamil

Menjaga asupan selama kehamilan sangat penting bagi janin dan ibu hamil.

Untuk itu, ibu hamil perlu menambahkan variasi buah-buahan dan sayuran sebagai pelengkap asupan selama kehamilan.

Melansir Healthline, serat alami dari buah dan sayur berguna mencegah sembelit yang biasanya dialami ibu hamil.

Buah-buahan dan sayur-sayuran juga kaya nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Selain itu, buah juga bisa menggenapi asupan cairan di dalam tubuh selama kehamilan.

Cairan selama kehamilan penting untuk membantu pertumbuhan janin, membentuk plasenta, dan kantung ketuban.

Sementara itu, buah mangga sebagai salah satu sumber serat, kaya akan kandungan vitamin A dan C.

Satu cangkir potongan buah mangga cukup untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin C, dan lebih dari sepertiga kebutuhan vitamin A.

Bayi yang lahir dalam kondisi kekurangan vitamin A, daya tahan tubuhnya dapat melemah.

Selain itu, kekurangan vitamin A selama kehamilan juga berisiko meningkatkan komplikasi pascakelahiran, seperti infeksi pernapasan.

Rekomendasi porsi serat saat hamil

Agar mendapatkan manfaat buah dan sayur yang optimal sepanjang kehamilan, ibu hamil perlu memerhatikan porsinya.

American Pregnancy Association menyarankan ibu hamil makan dua sampai empat porsi buah atau sayur per hari.

Masing-masing porsi bisa satu buah utuh seukuran bola tenis, satu cangkir buah yang sudah dipotong.

Untuk sayur, porsi yang disarankan adalah setengah cangkir sayuran, atau setengah cangkir jus sayur.

Baca juga: Ngidam 3 Hal Ini Bisa Jadi Sinyal Masalah Kesehatan

Tips aman ngidam buah saat hamil

Sayur dan buah seperti mangga muda memang baik untuk ibu hamil. Namun, perlu kehati-hatian untuk mengonsumsinya.

Selain takaran atau porsi tepat untuk mencegah malnutrisi atau konsumsi berlebihan, ibu hamil juga perlu memertimbangkan keamanan pangan.

Jika memungkinkan, konsumsi sayur dan buah organik yang minim pestisida dan pupuk sintetis.

Namun, jika kesulitan menemukan di pasaran, ibu hamil juga bisa mencoba beberapa kiat mengurangi residu pestisida atau bakteri berikut:

  1. Cuci buah sampai bersih
  2. Buang area busuk, tempat bakteri bisa tumbuh
  3. Minum jus buah yang sudah dipasteurisasi atau direbus
  4. Segera makan buah segera setelah dipotong, agar tidak terpapar bakteri
  5. Simpan buah dan sayur segar di lemari es, jauh dari daging mentah untuk meminimalkan kontaminasi bakteri.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penis Bengkok

Penis Bengkok

Penyakit
Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Tentang Covid-19 varian Omicorn yang Harus Kamu Tahu

Health
Labirinitis

Labirinitis

Penyakit
15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

15 Gejala Blefaritis (Radang Kelopak Mata) yang Perlu Diwaspadai

Health
Bipolar

Bipolar

Penyakit
11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

11 Penyebab Bulu Mata Memutih, Bukan Hanya Penuaan

Health
Penyakit Graves

Penyakit Graves

Penyakit
12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

12 Penyebab Pembekuan Darah di Otak

Health
Trypophobia

Trypophobia

Penyakit
4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

4 Pantangan Makanan untuk Penderita Penyakit Prostat

Health
Iskemia

Iskemia

Penyakit
3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

3 Cara Mengobati Penyakit Kantung Empedu

Health
Pendarahan Pasca Melahirkan

Pendarahan Pasca Melahirkan

Penyakit
Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Yang Sebaiknya Dilakukan Saat Mata Terkena Cairan Hand Sanitizer

Health
Penyakit Addison

Penyakit Addison

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.