Kompas.com - 14/01/2020, 06:00 WIB
Ilustrasi marah di ponsel KristinaJovanovicIlustrasi marah di ponsel

KOMPAS.com - Rasa marah memang memiliki banyak dampak negatif bagi kesehatan kita.

Riset 2010 yang diterbitkan dalam Journal of Medicine and Life membuktikan bahwa marah dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan, seperti hipertensi, masalah pada pembuluh darah di sekitar jantung, irama jantung jadi abnormal, dan proses metabolik tubuh.

Riset juga membuktikan marah dapat memicu peradangan sehingga meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Orang-orang yang dikuasai amarah juga cenderung berperilaku impulsif seperti mengonsumsi alkohol atau merokok secara berlebihan.

Tapi, memendam amarah bukan jalan terbaik. Bagaimanapun juga, marah adalah bagian dari emosi dalam diri yang harus diluapkan dengan cara positif.

Saat marah, tubuh akan mengeluarkan respons "fight or flight". Sementara itu, kelenjar adrenal akan memproduksi hormon pemicu stres seperti adrenalin dan kortisol.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jangan Dipendam, Rasa Marah Bisa Bikin Bahagia

Jika amarah dalam tubuh tidak dikelola dengan baik, tubuh akan terus memproduksi hormon stres yang bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti:

  • sakit kepala
  • gangguan pencernaan, seperti sakit perut
  • insomnia
  • peningkatan kecemasan
  • depresi
  • tekanan darah tinggi
  • masalah kulit, seperti eksim
  • serangan jantung.

Mengelola rasa marah

Meluapkan rasa marah dengan cara yang tepat bisa membantu kita menemukan solusi saat menghadapi permasalah hubungan dengan pasangan, interaksi kerja, atau politik.

Lalu, bagaimana cara meluapkan amarah dengan cara positif?

Melansir laman Better Health, ada beberapa cara psoitif untuk meluapkan rasa marah. Berikut cara tersebut:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber ,,betterhelp
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Akathisia
Akathisia
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fibroadenoma

Fibroadenoma

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Health
Iritabilitas

Iritabilitas

Penyakit
11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Health
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit
2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

Health
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Penyakit
3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
Penis Patah

Penis Patah

Penyakit
8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

8 Cara Mengatasi Susah Kentut dengan Obat dan secara Alami

Health
Emfisema

Emfisema

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.