Kompas.com - 20/01/2020, 15:00 WIB

Dokter akan menentukan jangka waktu perawatan terbaik dan jenis antibiotik yang tepat untuk Anda.

Meskipun kita mungkin merasa lebih baik setelah beberapa hari perawatan, jangan berhenti mengonsumsi antibiotik lebih awal tanpa terlebih dahulu tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Hal tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan kita mengalami resistensi antibiotik.

Resistensi antibiotik

Resistensi antibiotik adalah kemampuan bakteri untuk melawan efek dari antibiotik.

Hal ini terjadi karena bakteri beradaptasi terhadap obat, sehingga mengurangi efektivitas obat, bahan kimia, atau agen lainnya yang dirancang untuk menyembuhkan atau mencegah infeksi.

Akibatnya, bakteri dapat bertahan dan terus bertambah banyak yang justru membuat infeksi semakin parah.

Bakteri menjadi resisten atau kebal terhadap antibiotik melalui beberapa cara.

Ada bakteri yang dapat menetralkan antibiotik dengan membuatnya tidak berbahaya, ada juga yang dapat memompa antibiotik kembali ke luar sebelum membahayakan bakteri.

Beberapa bakteri juga ada yang dapat mengubah struktur bagian luar, sehingga antibiotik tidak memiliki cara untuk menyentuh bakteri.

Baca juga: Jangan Langsung Minum Antibiotik Saat Sakit, Ini Alasannya

Setelah terkena antibiotik, terkadang salah satu bakteri dapat bertahan hidup karena menemukan cara untuk melawan obat ini.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.