Kompas.com - 26/01/2020, 14:33 WIB
Raphael Hidalgo dan temannya mengenakan masker operasi sebagai langkah pencegahan akan merebaknya virus corona di China, ketika mereka tengah menunggu rekan yang mendarat dari penerbangan di Miami di Bandara Internasional Benito Juarez, Meksiko, pada 24 Januari 2020. REUTERS/CARLOS JASSORaphael Hidalgo dan temannya mengenakan masker operasi sebagai langkah pencegahan akan merebaknya virus corona di China, ketika mereka tengah menunggu rekan yang mendarat dari penerbangan di Miami di Bandara Internasional Benito Juarez, Meksiko, pada 24 Januari 2020.

KOMPAS.com - Penggunaan masker yang tepat dapat mencegah penularan infeksi virus corona.

Pasalnya, infeksi virus corona biang pneumonia yang mewabah di Wuhan, China ini dapat menular lewat percikan cairan dari mulut dan hidung, atau kontak langsung dengan penderita.

Dr Novita Eva Sawitri, Sp.P., M.Kes. dari Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta menjelaskan, pentingnya masker untuk pencegahan penularan penyakit.

Baca juga: 5 Cara Cegah Penyebaran Virus Corona atau Pneumonia Wuhan ala Kemenkes

Bagi orang yang sakit, penggunaan masker dapat mencegah penyebaran virus saat penderita batuk, bersin, atau berteriak.

"Saat batuk, bersin, atau berteriak, orang yang sakit bisa mengeluarkan ribuan kuman, termasuk virus corona," jelasnya, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (26/1/2020).

Dokter yang akrab disapa Eva ini mengatakan, saat pengidap penyakit tidak menggunakan masker, percikan cairan dari mulut dan hidung dapat beredar bebas di udara.

Demikian juga untuk orang sehat. Penggunaan masker cukup efektif mencegah penularan penyakit.

Baca juga: Gejala Virus Corona asal China

Pilih masker N95 atau masker bedah biasa?

Eva menuturkan, pemilihan masker untuk pencegahan penularan infeksi virus corona tergantung kebutuhan.

Masker bedah atau kerap disebut "masker ojol" sudah cukup digunakan untuk mencegah penularan penyakit di tempat umum atau ruang publik.

Masker bedah mampu menyaring partikel berukuran besar dan bercak dahak atau bersin agar tak masuk ke pernapasan. 

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Coxsackie
Coxsackie
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Benarkah Susu Sapi Ampuh Redakan Gejala Heartburn?

Health
Limfangitis

Limfangitis

Penyakit
Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Terlihat Sama, Ini Beda Depresi dan PTSD

Health
Penyakit Jantung Rematik

Penyakit Jantung Rematik

Penyakit
3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

3 Cara Mengatasi Bayi Sungsang secara Alami dan Medis

Health
Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Pahami 5 Gejala Awal Kanker Usus

Health
6 Gejala Asam Urat di Lutut

6 Gejala Asam Urat di Lutut

Health
Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma Sel Skuamosa

Penyakit
10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

10 Penyebab Sakit Perut Bagian Atas

Health
Rahim Turun

Rahim Turun

Penyakit
6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

6 Jenis Gangguan Pola Tidur dan Cara Mengatasinya

Health
Herniasi Otak

Herniasi Otak

Penyakit
Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Sering Menjadi Faktor Risiko Utama, Apa Kaitan Bipolar dan Genetik?

Health
Insufisiensi Mitral

Insufisiensi Mitral

Penyakit
Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Pahami, Ini Dampak Stres Pada Penderita Diabetes

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.