Kompas.com - 24/01/2020, 07:35 WIB
Petugas medis membawa seorang pasien yang diduga terinfeksi virus misterius mirip SARS, ke rumah sakit Jinyintan, di Kota Wuhan, China, Sabtu (18/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat. AFP/STR/CHINA OUTPetugas medis membawa seorang pasien yang diduga terinfeksi virus misterius mirip SARS, ke rumah sakit Jinyintan, di Kota Wuhan, China, Sabtu (18/1/2020). Virus misterius mirip pneumonia telah menjangkiti puluhan orang dan menelan korban jiwa kedua di China, menurut pemerintah setempat.

KOMPAS.com - Masker menjadi salah satu benda wajib saat virus merebak di suatu wilayah.

Selain mengantisipasi penularan virus, masker juga digunakan untuk menangkal polusi udara.

Seperti di China. Saat virus korona atau coronavirus China merebak di negara tersebut, banyak orang menggunakan masker.

Lantas, benarkan masker dapat efektif mencegah penularan virus seperti korona?

Baca juga: Gejala Virus Corona asal China

Masker turunkan risiko penularan virus

Masker telah digunakan secara terbatas di dunia medis sejak abad ke-18.

Masker baru digunakan secara luas oleh publik sejak wabah flu asal Spanyol merenggut nyawa lebih dari 50 juta orang, pada 1919 silam.

Dr David Carrington dari St George's University of London, mengatakan, masker tidak efektif melindungi diri dari virus atau bakteri yang menyebar lewat udara.

"Masker umumnya terlalu longgar, tidak memiliki saringan udara, dan bagian mata tetap terbuka," jelasnya kepada BBC News, Senin (23/1/2020).

Baca juga: Virus Mematikan Asal China Menyebar ke Negara Lain, Seberapa Perlu Kita Khawatir?

Kendati tidak efektif, namun Carrington meyakini masker mampu menurunkan risiko penularan virus lewat udara.

"Terutama lewat percikan cairan dari bersin atau batuk. Selain itu, juga mencegah tangan langsung kontak ke mulut," katanya.

Halaman:

Video Pilihan

Sumber BBC,NHS
Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Epididimitis
Epididimitis
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Epididimitis

Epididimitis

Penyakit
Mengenal Gejala dan Penyebab Kanker Tenggorokan

Mengenal Gejala dan Penyebab Kanker Tenggorokan

Health
11 Obat Batuk Kering Alami yang Ampuh ala Rumahan

11 Obat Batuk Kering Alami yang Ampuh ala Rumahan

Health
5 Cara Mengatasi Pneumonia pada Anak

5 Cara Mengatasi Pneumonia pada Anak

Health
Sindrom Budd-Chiari

Sindrom Budd-Chiari

Penyakit
Apakah Insomnia Berbahaya bagi Kesehatan?

Apakah Insomnia Berbahaya bagi Kesehatan?

Health
Vaskulitis

Vaskulitis

Penyakit
4 Macam Minyak Goreng Paling Sehat

4 Macam Minyak Goreng Paling Sehat

Health
Disleksia

Disleksia

Penyakit
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Sebabkan Serangan Jantung

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Sebabkan Serangan Jantung

Health
Distonia

Distonia

Penyakit
9 Makanan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

9 Makanan untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Health
Sindrom Mallory-Weiss

Sindrom Mallory-Weiss

Penyakit
Apa Dampak Buruk Penggunaan Minyak Jelantah terhadap Kesehatan?

Apa Dampak Buruk Penggunaan Minyak Jelantah terhadap Kesehatan?

Health
Cedera Tendon Achilles

Cedera Tendon Achilles

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.