Kompas.com - 08/02/2020, 09:00 WIB
Ilustrasi sedih, depresi SHUTTERSTOCKIlustrasi sedih, depresi

KOMPAS.com - Berbagai masalah dalam kehidupan bisa mengakibatkan stres. Bahkan, hal sepele seperti macetnya jalanan pun bisa mengakibatkan stres.

Meski demikian, ada baiknya kita tidak menyepelekan perasaan tertekan yang kita rasakan karena stres berkepanjangan bisa berujung pada depresi.

Depresi bisa berakibat fatal bagi penderitanya. Tanpa penanganan yang tepat, depresi bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan mengakibatkan munculnya keinginan bunuh diri.

Baca juga: 10 Cara Aman Mengatasi Depresi Tanpa Obat-obatan

Sayangnya, banyak orang yang kerap menganggap depresi sebagai stres biasa sehingga terlambat untuk menanganinya. Lalu, apa bedanya stres dan depresi?

Menurut SehatQ, stres adalah sebuah reaksi tubuh pada situasi yang berbahaya, atau sesuatu yang nyata dan dirasakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Stres bukan penyakit atau gangguan, tetapi bisa berkembang menjadi satu jika dibiarkan menjadi kronis.

Melansir laman Harley Therapy, stres bisa memicu kita untuk menghadapi tantangan. Di sisi lain, stres juga bisa mengakibatkan hilangnya konsentrasi dan kehilangan minat dalam kehidupan sosial.

Stres juga bisa menyebabkan masalah fisik, seperti kualitas tidur yang terganggu, ketegangan pada otot, sakit kepala dan sakit perut.

Kabar buruknya lagi, stres dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan masalah kesehatan serius lainnya.

Sementara itu, depresi adalah masalah kesehatan mental serius yang mengakibatkan perasaan sedih hingga berminggu-minggu bahkan tahunan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Bipolar
Bipolar
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IUGR

IUGR

Penyakit
Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Bahaya Sosial Media untuk Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Bagaimana Proses Metabolisme Alkohol di Dalam Tubuh?

Health
Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Mengenal Bahaya Kurang Tidur yang Tak Bisa Disepelekan

Health
Penis Lecet

Penis Lecet

Penyakit
Coulrophobia

Coulrophobia

Penyakit
Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Kita Terpapar Virus Corona

Health
Tinnitus

Tinnitus

Penyakit
Rabun

Rabun

Penyakit
Gastroschisis

Gastroschisis

Penyakit
5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

5 Cara Menurunkan Risiko Kanker Paru-paru

Health
Lemah Jantung

Lemah Jantung

Penyakit
Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Mengenal Gejala Kanker Paru-paru Stadium 2

Health
Agranulositosis

Agranulositosis

Penyakit
8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

8 Gejala Prostatitis yang Pantang Disepelekan

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.