Kompas.com - 16/03/2020, 08:00 WIB
Ilustrasi anak bermain shutterstockIlustrasi anak bermain

KOMPAS.com - Beberapa daerah di Indonesia telah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) Corona.

Masyarakat yang tinggal di daerah berstatus KLB juga dihimbau untuk melakukan karantina mandiri demi meminimalisir penyebaran virus Corona jenis baru.

Menurut riset yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet, karantina mandiri karena penyebaran virus Corona jenis baru ini juga berefek negatif pada kondisi psikologis masyarakat, termasuk anak-anak.

Berada di rumah terlalu lama dan mengurangi aktivitas atau interaksi sosial memang bisa mengakibatkan rasa bosan yang berdampak buruk pada psikologis kita.

John Eastwoost, psikolog dari York University, Toronto, mengatakan bahwa kebosanan bisa membuat kita mengalai depresi, makan berlebihan, dan kecemasan.

Baca juga: Pentingnya Karantina Mandiri untuk Mencegah Penyebaran Virus Corona

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, anak-anak sangat mudah merasa bosan. Anak-anak biasanya memiliki energi yang tinggi.

Berada di rumah terlalu lama bisa membuat mereka bingung bagaimana menyalurkan energi yang mereka miliki sehingga berujung pada rasa bosan.

Melansir lama Good Morning America, ahli parenting Rachel Simmons mengungkapkan tips mengatasi rasa bosan pada anak selama melakukan karantina mandiri di rumah. Berikut tips tersebut:

1. Pertahankan rutinitas

Melakukan rutinitas seperti biasa akan membuat anak merasa aman. Oleh karena itu, Simmons menyarankan kita untuk tetap menerapkan jadwal tidur dan makan seperti hari biasa.

Ia juga menyarankan kita untuk mengajak anak-anak turut serta dalam emnyusun rencana harian yang baru.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Seasonal Affective Disorder (SAD)

Penyakit
7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

7 Gejala Pembekuan Darah di Otak yang Perlu Diwaspadai

Health
Batu Ginjal

Batu Ginjal

Penyakit
Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Mengenal 3 Jenis Afasia yang Banyak Dialami Penderita Stroke

Health
Polihidramnion

Polihidramnion

Penyakit
Manfaat Buang Air Kecil setelah Berhubungan Seksual untuk Wanita

Manfaat Buang Air Kecil setelah Berhubungan Seksual untuk Wanita

Health
Hipognadisme

Hipognadisme

Penyakit
Benarkah Tidur Tanpa Bantal Bermanfaat bagi Kesehatan?

Benarkah Tidur Tanpa Bantal Bermanfaat bagi Kesehatan?

Health
Radang Dingin (Frostbite)

Radang Dingin (Frostbite)

Penyakit
4 Cara Mengobati Vitiligo dengan Obat dan Tindakan Medis

4 Cara Mengobati Vitiligo dengan Obat dan Tindakan Medis

Health
Sindrom Mayat Berjalan (Sindrom Cotard)

Sindrom Mayat Berjalan (Sindrom Cotard)

Penyakit
Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Mengenal Penyebab dan Cara Mengatasi Kuku Mengelupas

Health
Hipopituitarisme

Hipopituitarisme

Penyakit
3 Makanan yang Harus Dibatasi Penderita Epilepsi

3 Makanan yang Harus Dibatasi Penderita Epilepsi

Health
Akathisia

Akathisia

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.