Kompas.com - 15/03/2020, 12:03 WIB
ilustrasi makan Shutterstock/simona pilolla 2ilustrasi makan

KOMPAS.com - Tuntutan kesibukan atau alasan kepraktisan membuat beberapa orang memilih jajan atau makan di luar ketimbang memasak sendiri.

Padahal, makan di luar umumnya lebih mahal daripada memasak sendiri. Makanan yang kita pilih juga cenderung tidak sehat dan berlebihan.

Selain itu, faktor kebersihan dan keamanan pangan juga belum tentu terjamin.

Baca juga: Waspada, Diam-diam Ada Bahaya Kesehatan di Balik Kriuk-nya Kerupuk

Di luar alasan di atas, doyan makan di luar bisa berdampak pada kesehatan. Melansir Insider, berikut beberapa pertimbangan mengapa makan di luar tidak sehat:

  1. Tinggi kalori: menu makan di luar biasanya ada gorengan, masih ditambah kerupuk, dan sebagainya. Walaupun sepele, makanan yang digoreng dan kerupuk tinggi kalori
  2. Tinggi kolesterol dan garam: menu makanan di luar, terutama makanan cepat saji umumnya tinggi kolesterol dan garam
  3. Paparan bahan kimia: jajan di luar rentan paparan bahan kimia dari kemasan plastik sampai sarung tangan plastik yang digunakan pedagang makanan. Bahan kimia ini bisa bertahan di dalam tubuh

Dalam jangka panjang, kebiasaan makan di luar tanpa kontrol bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke.

Baca juga: 5 Makanan yang Menyebabkan Jerawat

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kiat jajan tetap sehat

Agar kebiasaan jajan di luar tidak kebablasan dan berdampak negatif bagi tubuh, ada beberapa kiat agar risiko jajan bisa diminimalkan.

Melansir berbagai sumber, tips agar makan di luar lebih sehat antara lain:

  • Pesan duluan saat makan bersama, agar tidak kepincut milik orang lain.
  • Pelajari menu makanan sebelum tiba di tempat makan, untuk merancang pesanan sesuai kebutuhan.
  • Jika menu makanan dirasa terlalu banyak melebihi kebutuhan tubuh, tak perlu gengsi berbagi dengan teman atau keluarga.
  • Hindari gorengan yang mengandung asam lemak tak jenuh dan radikal bebas biang kanker.
  • Pilih menu makanan yang bebas bahan instan atau kalengan. Pilih makanan segar seperti ikan, daging, sayur, dan buah segar.

Pilihan asupan kita sangat tergantung kemampuan mengendalikan diri sendiri. Pertimbangkan bahayanya untuk kesehatan, agar kebiasaan jajan tidak berdampak buruk di kemudian hari. 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X