Kompas.com - 18/04/2020, 18:00 WIB
Ilustrasi perut buncit ShutterstockIlustrasi perut buncit

KOMPAS.com - Stres bisa berakibat buruk pada kondisi fisik dan mental kita. Bahkan, stres juga bisa membuat perut menjadi buncit.

Hal tersebut telah dibuktikan dalam riset yang dilakukan oleh peneliti dari Yale University.

Menurut peneliti, stres bisa memicu produksi hormon kortisol yang berkontribusi pada penumpukan lemak perut.

Pasalnya, hormon tersebut mempengaruhi distribusi lemak dan menyebabkan lemak disimpan secara terpusat di bagian perut.

Baca juga: 8 Jenis Tanaman untuk Pelancar ASI yang Mudah Ditemui

"Mereka yang mengalami stres berkepanjangan memiliki kadar hormon kortisol yang berlebihan. Itu sebabnya, stresor berlebihan juga mempengaruhi jumlah lemak perut dalam tubuh," ucap Elissa S. Epel, selaku peneliti, dilansir dari Yale News.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, stres membuat kita rentan mengalami Irritable bowel syndrom atau gangguan pencernaan yang ditandai dengan nyeri perut, kembung, diare atau sembelit.

Hal ini juga memicu penumpukan gas yang membuat perut terlihat buncit. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Melansir Healthline, genetika juga mempengaruhi bagaimana tubuh menyinmpan lemak.

Meski demikian, ada cara-cara tertentu yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan lemak di area perut. Berikut langkah-langkah tersebut:

1. Kelola stres dengan baik

Kehidupan memang tak luput dari berbagai problematika yang memicu stres. Oleh karena itu, kita harus melakukan manajemen stres agar tidak berdampak negatif pada fisik dan mental kita.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X