Virus Corona Bisa Bertahan di Permukaan Baju, Begini Baiknya...

Kompas.com - 19/04/2020, 08:08 WIB
Ilustrasi mencuci baju thinkstock/WindzepherIlustrasi mencuci baju

"Saat kembali ke rumah, pastikan untuk melepas lapisan pakaian luar yang kita gunakan, terutama jika kita berada di dekat seseorang yang bersin dan batuk. Namun, Anda tak harus segera mencucinya," ucapnya.

Riset menunjukan, virus corona dapat hidup selama 10 hingga 12 jam di permukaan logam. Untuk permukaan benda yang memiliki pori-pori seperti kertas dan kain, virus tersebut tidak bertahan dalam waktu yang lebih singkat.

Namun, kita tetap harus brhati-hati dan tidak boleh meletakan pakaian kotor sembarangan atau memakainya saat berada di tempat tidur.

"Untuk meminimalisir risiko infeksi, kita harus segera melepas pakaian yang telah dipakai untuk beraktivitas dan menyimpannya dalam kerangjang cucian atau di bak mesin cuci," ucap Vij.

Lalu, bagaimana dengan pakaian yang kita kenakan saat beraktivitas di rumah?

Jika kita hanya beraktivitas di dalam rumah, perhatikan bahan pakaian yang kita gunakan. Misalnya, pakaian berbahan spandex bisa menjadi sangat kotor setelah kita gunakan untuk melakukan pekerjaan rumah atau brolahraga.

Bahan pakaian yang ketat juga harus kita cuci sesering mungkin karena pakaian tersebut banyak mengandung sel-sel kulit mati dan minyak setelah kita gunakan.

Kulit mati dan minyak yang menumpuk tersebut membuat aroma pakaian menjadi tak sedap dan bisa menyebabkan banyak masalah pada kulit, seperti jerawat.

Jadi, pakaian ketat harus segera kita cuci setelah satu kali pemakaian. Untuk pakaian berbahan jeans, kita bisa memakainya lebih sering selama tidak terlihat kotor.

Baca juga: Bisakah Covid-19 Menular Lewat Jenazah?

Cara mencuci pakaian

Ketika akan mencuci pakaian, kita cukup mencucinya dengan menggunakan air hangat dan deterjen.

"Mencuci pakaian dengan air dan deterjen sangat efektif untuk membunuh virus corona dan mengeluarkan virus-virus tersebut dari pakaian," ucap Vij.

Setelah mencuci pakaian, kita harus segera mengeringkannya. Jika kita menggunakan bantuan mesin untuk mengerinkan pakaian, kita tidak perlu mengeringkannys dengan pengaturan panas tertinggi.

Deterjen yang kita gunakan untuk mencuci pakaian sudah cukup membantu kita untuk menghilangkan kuman dan virus yang menyebabkan berbagai penyakit.

Halaman:

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X