Kompas.com - 20/05/2020, 14:02 WIB

KOMPAS.com – Nastar, kastengel, dan putri salju adalah deretan nama kue kering yang kerap disajikan saat Lebaran tiba.

Kue-kue dengan tekstur lembuh dan memiliki rasa yang manis ini memang dapat begitu menggugah selera.

Banyak orang bahkan mengaku bisa menghabiskan cukup banyak kue nastar, kastengel, atau putri salju hanya seorang diri.

Padahal, kebiasaan tersebut kurang baik untuk dilakukan.

Baca juga: Daging Sapi, Ayam, atau Ikan, Mana yang Paling Rentan Picu Kolesterol Tinggi?

Kalori nastar, kastengel, dan putri salju cukup tinggi

Baik kue nastar, kastengel, dan putri salju, semuanya dibuat dari bahan dasar berupa tepung terigu.

Seperti diketahui, tepung terigu merupakan salah satu sumber kalori.

Belum lagi, ketiga kue kering khas Idulfitri tersebut juga diolah dengan menggunakan bahan-bahan tinggi kalori lainnya, sebut saja gula, mentega, dan telur.

Memang di dalam kue nastar, kastengel, maupun putri salju, bisa ditemukan kandungan nutrisi lain seperti protein dan mineral berupa natrium.

Tapi, kandungan kalori yang tinggi pada ketiga jenis makanan ini layak diwaspadai karena kurang baik untuk kesehatan.

Melansir Buku Do’s & Don’t’s Street Food: Jurus Jitu Jajan Sehat di Luar Rumah agar Tetap Langsing & Fit (2012) oleh Hindah Muaris & Gagas Ulung, kandungan kalori pada kue nastar yang tersusun dari 4 gram telur ayam, 25 gram margarin, 25 gram terigu, 5 gram gula pasir, dan 5 gram nanas, bisa mencapai 281 Kkal.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.