Kompas.com - 18/06/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Selain kacamata, memakai lensa kontak menjadi alternatif bagi penderita rabun jauh atau dekat agar bisa melihat dengan baik.

Sebenarnya, cara ini bisa mengancam kesehatan mata. Menurut data Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), memakai lensa kontak bisa meningkatkan gangguan mata serius seperti infeksi dan ulkus kornea.

Bahkan, memakai lensa kontak juga bisa mengakibatkan kebutaan. Untuk menghindari risiko tersebut, ahli mata dari Cleveland Clinic, Jeffrey Goshe menyarankan agar pemakai lensa kontak melakukan perawatan khusus.

Baca juga: Benarkah Mendengkur Bisa Jadi Gejala Penyakit Jantung?

Demi keamanan, Goshe juga menyarankan agar pemakai lensa kontak melakukan hal berikut:

1. Hindari tidur memakai lensa kontak

Saat merasa lelah, banyak orang lupa melepas lensa kontak dan tidur dalam kondisi masih memakainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, hal ini bisa mengurangi aliran oksigen ke mata dan meningkatkan risiko infeksi.

"Meski lensa kontak tersebut diklaim aman oleh produsen, hal itu tetap meningkatkan risiko infeksi," ucapnya.

Menurut Goshe, ada beberapa jenis lensa kontak yang diklaim bisa dipakai dalam waktu lama, termasuk saat tidur.

Namun, ia menyarankan kita untuk melepass kensa kontak setiap kali akan tidur.

2. Lakukan pemeriksaan mata rutin

Lensa kontak yang terlalu longgar atau kencang bisa mengakibatkan gangguan mata.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X